Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Dampak Geopolitik Ancam Harga Tekstil
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Roni Mawardi
April 15, 2026
E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026
Dampak Geopolitik Ancam Harga Tekstil
Roni Mawardi
April 15, 2026
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Aktivitas pekerja memintal benang sebagai bahan baku tekstil di Karta Ajies Garment, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (15/4/2026). Industri tekstil menyampaikan kekhawatiran terhadap keberlangsungan usaha terkait ancaman kenaikan akibat kondisi Geopolitik menyusul konflik di Timur Tengah. Tekanan ini muncul akibat kenaikan harga bahan baku yang dipicu oleh lonjakan harga minyak Dunia. Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), mencatat bahwa harga paraxylene sebagai bahan baku utama poliester telah mencapai USD 1.300 per ton, Nilai tersebut meningkat sekitar 40 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Galeri Foto
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis
Nanang Hendarno, Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
‘Spin-Off’ InfraCo ke InfraNexia
KICK-OFF BTN HOUSINGPRENEUR BATCH 3
BTN Buka Akses KPR hingga 40 Tahun
Peluncuran IPOT X AI-Native Trading Intelligence
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Langkah Strategis Bank BSN Gandeng PPA, Bidik Penguatan Bisnis dan Pembiayaan Syariah
Perkuat Ekonomi Umat, Bank BSN Silaturahmi dengan Menteri Agama
BSN Serbu Bandung, Layanan Digital Dikerahkan Masuk Merchant