
Jakarta, Bumntrack.co.id – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) meminta kepada Komisi VI DPR RI agar melakukan evaluasi Tol Laut, agar diperbanyak di daerah hinterland. Demikian dikemukakan Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang dalam pemaparannya saat menerima Kunjungan Kerja Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana bersama rombongan ke Kantor Pusat Pelindo IV Makassar yang dilanjutkan dengan kunjungan ke Makassar New Port (MNP).
“Evaluasi
Tol Laut, membuka banyak rute feeder bukan pada daerah tertinggal,
terdepan dan terluar (3T). Tetapi Tol Laut harus diperbanyak di daerah
hinterland dan dapat terintegrasi dengan Program Rumah Kita. Pelindo IV
pada intinya siap menyediakan infra dan supra, serta mendukung program
Tol Laut,” kata Farid Padang dalam keterangan yang diterima di Jakarta,
Selasa (30/7).
Disamping itu lanjut dia, kapal Tol Laut
seharusnya tidak hanya dari BUMN tetapi juga pihak swasta untuk
menciptakan kompetisi tarif yang efisien. Dirut Pelindo IV juga meminta
kepada Komisi VI DPR RI yang membidangi investasi, industri dan
persaingan usaha, agar penyiapan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dalam
pengembangan pelabuhan dapat dilakukan secara simultan.
“Karena pengembangan di Perhubungan Laut juga tidak menunggu selesainya RIP baru pembangunan dilaksanakan,” ujarnya.
Selain
itu menurut Farid, agar izin pengembangan tahap Ultimate MNP khusus
untuk industri di dalam pelabuhan, dapat dipercepat untuk hilirisasi.
Dirinya berharap setelah ada kunjungan kerja langsung dari Komisi VI DPR
RI, sedikit banyak persoalan tersebut dapat teratasi.
Sementara
itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana mengatakan
bahwa kunjungan kerja hari ini (Selasa) adalah lanjutan dari rapat kerja
yang digelar beberapa waktu lalu di Jakarta.
“Kami dari Komisi
VI DPR ingin melihat langsung permasalahan apa yang terjadi di Pelindo
IV. Sekaligus melihat progress Makassar New Port Tahap I A yang sudah
selesai dan Tahap I B dan I C yang saat ini sedang berlangsung
pembangunannya,” tukas Azam.








