Dukung Kelancaran Pasokan Industri Pangan Nasional, Pelindo Regional 2 Banten Layani Bongkar Muat Gandum di Pelabuhan Ciwandan

BUMN Track E-Magazine

Pelabuhan Ciwandan terus memainkan peran penting dalam mendukung kelancaran pasokan bahan baku industri pangan nasional melalui pelayanan bongkar muat komoditas gandum. Dukungan tersebut diwujudkan Pelindo Regional 2 Banten melalui kesiapan fasilitas dan layanan kepelabuhanan yang mampu menunjang penanganan komoditas curah kering dalam volume besar.

Salah satu bukti keandalan layanan tersebut ditunjukkan melalui keberhasilan penanganan kapal MV INCE EVRENYE yang sandar di Dermaga 05C Pelabuhan Ciwandan pada 30 April hingga 7 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, Pelabuhan Ciwandan berhasil melayani bongkar muat gandum curah sebanyak 73.700 Metric Ton (MT).

Selain itu, sepanjang tahun 2025, Pelabuhan Ciwandan tercatat melayani arus komoditas gandum sebanyak 935.568 MT. Memasuki periode Januari hingga Juli 2026, volume gandum yang dilayani telah mencapai 665.098 MT. Capaian tersebut menunjukkan kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan operasional Pelabuhan Ciwandan.

Melalui portofolio layanan yang dimiliki, Pelindo Regional 2 Banten terus mendukung kelancaran distribusi berbagai komoditas strategis yang dibutuhkan industri nasional. Penanganan gandum curah merupakan salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan bahan baku bagi industri pengolahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Plt. General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Achmad Yoga Suryadarma, mengatakan bahwa kinerja operasional yang positif ini mencerminkan kesiapan infrastruktur serta kompetensi sumber daya manusia di Pelabuhan Ciwandan dalam menangani komoditas curah kering dengan berskala besar secara efektif, aman, dan tepat waktu.

“Kemampuan kami dalam melayani bongkar muat gandum dalam volume besar menunjukkan kapasitas dan keandalan operasional Pelabuhan Ciwandan dalam mendukung kebutuhan logistik industri nasional. Hal ini tentunya tidak terlepas dari sinergi yang baik dengan seluruh stakeholder yang terlibat dalam kegiatan operasional pelabuhan,” ujar Achmad Yoga Suryadarma.

Gandum yang dibongkar melalui Pelabuhan Ciwandan selanjutnya didistribusikan sebagai bahan baku bagi industri pengolahan pangan. Kelancaran penanganan komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya dalam menjaga kesinambungan rantai pasok dari pelabuhan menuju sektor industri.

Dalam mendukung kegiatan bongkar muat, Pelabuhan Ciwandan dilengkapi fasilitas dermaga yang memadai, peralatan operasional seperti grab crane, wheel loader, serta sistem penimbangan yang terintegrasi. Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan dengan mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) guna memastikan proses pelayanan berlangsung aman dan lancar.

Achmad Yoga menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pelindo Regional 2 Banten dengan pengguna jasa, perusahaan pelayaran, operator bongkar muat, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelayanan kapal dan kargo di Pelabuhan Ciwandan.

“Ke depan, Pelindo Regional 2 Banten berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan dan kesiapan fasilitas guna memastikan kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Ciwandan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati. Dengan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, kami akan terus memperkuat peran pelabuhan dalam mendukung aktivitas industri dan perekonomian nasional, sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong peningkatan kontribusi BUMN bagi pembangunan nasional,” tutup Yoga.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.