Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Ekonom Bank Mandiri Proyeksi Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,2 persen di 2026
(Kiri - kanan) Equity Research Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, dan Head of Industry & Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
(Kiri - kanan) Equity Research Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, dan Head of Industry & Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
(Kiri - kanan) Equity Research Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, dan Head of Industry & Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Roni Mawardi
December 3, 2025
E-Magazine November - Desember 2024
Ekonom Bank Mandiri Proyeksi Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,2 persen di 2026
Roni Mawardi
December 3, 2025
(Kiri - kanan) Equity Research Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, dan Head of Industry & Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
(Kiri - kanan) Equity Research Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, dan Head of Industry & Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
(Kiri - kanan) Equity Research Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri Dian Ayu Yustina, dan Head of Industry & Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani berbincang pada Mandiri Macro and Market Brief 4Q2025 pada Rabu (3/12). Ekonom Bank Mandiri menilai di tengah tekanan global, indikator domestik menunjukkan ketahanan yang solid, tercermin dari penguatan PMI, peningkatan keyakinan konsumen, pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta inflasi yang terjaga. Bank Mandiri memperkirakan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh 5,2 persen pada 2026, didorong sinergi kebijakan pemerintah otoritas moneter, pemulihan investasi, serta konsumsi rumah tangga yang tetap kuat.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Galeri Foto
Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka
Komisi III DPR Apresiasi Putusan Bebas Amsal Sitepu
OJK Paparkan 8 Program Kerja Prioritas
BSN Raih Penghargaan Financial Brands Awards 2026
KPR BTN Take Over Tawarkan Bunga 2,65% Fixed 3 Tahun
BTN Run 2026 for Charity Jadi Aksi Nyata untuk Negeri, Donasi Tembus Rp 760 Juta
BTN Cetak 863 Pengembang Baru Lewat Mini MBA Property
Insan Pers Berbagi
Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026
Mudik Nyaman Bersama TASPEN 2026