CSR

Ekspor Solusi Peningkatan Lapangan Kerja

Jakarta, Bumntrack.co.id – Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa Independent Assurance, PT Surveyor Indonesia (Persero) siap mendukung kegiatan tata niaga ekspor Impor untuk memperlancar aliran barang modal dan peralatan dari dan menuju Indonesia.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M.Noer menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama tentang “Kegiatan Pendukung Tata Kelola Ekspor dan Impor Barang” dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia, Benny Soetrisno.

Kegiatan tata niaga yang dimaksud, meliputi: pelaksanaan kegiatan verified gross mass of container untuk ekspor, kegiatan survei kondisi peti kemas impor terkait dengan kewajiban pembayaran jaminan peti kemas, dan kerja sama dalam penyediaan Pusat Logistik Berikat (PLB). Selain itu, meliputi pelaksanaan kegiatan tally bongkar muat cargo ekspor-impor dan antar pulau, serta pelaksanaan pembinaan bagi mitra binaan terkait pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berorientasi ekspor.

“Berdasarkan Amandemen Safety of Life at Sea (SOLAS 1972) yang merupakan standar internasional, diperlukan kegiatan verified gross mass kontainer sebagai salah satu langkah mencegah terjadinya kecelakaan kapal pengangkut kontainer,” kata Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero), Dian M.Noer di Jakarta, Kamis (20/9).

Sejalan dengan standar internasional tersebut, kerja sama dengan pihak asosiasi dibutuhkan sebagai pemenuhan persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Peraturan Kementerian Perhubungan Nomor 53 Tahun 2018.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) atas kepercayaannya untuk bekerjasama serta memberikan dukungan kepada Surveyor Indonesia, ” ujarnya.

Dian menegaskan akan melakukan upaya-upaya terbaik dalam melakukan kegiatan operasional dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan kinerja ekspor-impor Nasional. Setelah penandatangan kerjasama, acara dilanjutkan dengan Forum Group Discussion dengan tema “Ekspor Solusi Peningkatan Lapangan Kerja” yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian dan Pertanian, serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia.

Kondisi perekonomian Global yang kurang menggairahkan saat ini mendorong negara berpacu untuk meningkatkan Ekspor Non Migas sebagai salah satu mendorong penigkatan devisa negara. Berbagai langkah diupayakan oleh pemerintah dengan mengeluarkan berbagai deregulasi untuk menyederhanakan Tata Kelola Ekspor dan Impor Barang.

“Peningkatan ekspor akan membuka kesempatan peluang kerja yang luas bagi angkatan pencari kerja yang setiap tahunnya meningkat,” ujar Ketua Umum DPP GPEI, Benny Soetrisno.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close