BERITA

Indra Karya Raih The Best SOE Konsultan Konstruksi Terbaik 2020

PT Indra Karya (Persero) terus melakukan pengembangan dan optimalisasi layanan terutama di sektor Sumber Daya Air (SDA) dan produk turunannya. Selama 59 tahun, PT Indra Karya (Persero) berperan pada lebih dari 60 persen Proyek Strategis Nasional di sektor Sumber Daya Air di seluruh Indonesia. Perseroan juga memiliki 500 Tenaga Ahli di berbagai bidang serta dua corporate brand yakni Indra Karya dan Infresh yang merupakan perwujudan atas nilai Kompeten yang termasuk dalam Core Value AKHLAK.

Demi mencapai visi menjadi konsultan terbaik di Asia, beberapa upaya strategis gencar dilakukan, diantaranya transformasi bisnis, penguatan pasar dalam negeri, ekspansi pasar luar negeri serta diversifikasi usaha yang menjadikan perusahaan tetap produktif di masa pandemi corona virus deseas 2019 (covid-19) dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan usaha dan bisnis.

Atas prestasi tersebut, PT Indra Karya (Persero) sebagai BUMN yang bergerak di bidang layanan jasa konsultan konstruksi diganjar penghargaan The Best Stated Owned Enterprises (SEO) dengan predikat “Sangat Bagus” pada ajang Awarding Infobank Tahun 2020. PT Indra Karya (Persero) juga meraih peringkat pertama di Klaster Konsultan Konstruksi dan peringkat ke-20 dari 118 BUMN dengan predikat “Sangat Bagus” pada tahun 2020 versi Infobank yang dilakukan secara virtual, Selasa (3/10).

Direktur PT Indra Karya (Persero) Eko Budiono mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, perusahaan masih mencatatkan kinerja positif walaupun tingkat ketercapaian terhadap target masih di sekitar 62 persen dari total target yang di canangkan oleh pemegang saham. “Pada triwulan III tahun 2020, Indra Karya telah membukukan pendapatan sebesar Rp115.835 miliar dengan kontrak kerja senilai Rp365.294 miliar serta mencatatkan laba bersih senilai Rp5.429 miliar dengan total aset yang tercatatkan sebesar Rp248.582 miliar,” ujar Eko.

Memiliki pengalaman selama 59 tahun di sektor sumber daya air (SDA) di Indonesia serta berperan pada lebih dari 60% Proyek Strategis Nasional, Indra Karya diperkuat oleh 500 Tenaga Ahli di berbagai bidang serta memiliki dua corporate brand, yakni Indra Karya dan Infresh.

Sebanyak lebih dari 500 pelanggan PT Indra Karya (Perseri) tersebar di berbagai sektor layanan bisnis yang dibagi ke dalam tiga bentuk layanan, yaitu B to G, B to B, dan B to C. Perusahaan terus mendorong terwujudnya aliansi global dengan beberapa konsultan asing seperti India, China, Jepang, dan Taiwan untuk merambah pangsa pasar di Asia seperti di Nepal dan Filipina.

“Indra Karya juga terus mendorong digitalisasi sistem terintegrasi untuk mendukung percepatan layanan dan juga percepatan aktualisasi daripada kompetensi perusahaan yakni sistem IKA Smart. Terakhir, saat ini perusahaan juga terus mendorong terwujudnya aliansi global dengan beberapa konsultan asing seperti India, China, Jepang, dan Taiwan untuk merambah pangsa pasar di Asia sebagai perwujudan atas nilai Kolaboratif ,” pungkas Eko.



Show More

Artikel Terkait

Back to top button