Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tiga gerbang tol favorit Trans Jawa menjadi simpul utama pergerakan kendaraan selama arus mudik dan arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Ketiga gerbang tol tersebut merepresentasikan wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yakni Gerbang Tol Cikampek Utama, Gerbang Tol Banyumanik, dan Gerbang Tol Kejapanan Utama, yang secara konsisten melayani ratusan ribu kendaraan dengan aman, nyaman, dan lancar,” kata Ria Marlinda Paallo, VP. Corporate Secretary and Legal JTT di Jakarta, Kamis (8/1/25).
Gerbang Tol Cikampek Utama yang dikelola oleh PT JTT memegang peran strategis sebagai pintu utama pergerakan kendaraan menuju dan dari Wilayah Trans Jawa (Jawa Barat). Sementara itu, Gerbang Tol Banyumanik yang dikelola oleh PT Trans Marga Jateng menjadi gerbang penghubung arus lalu lintas di wilayah Jawa Tengah, serta Gerbang Tol Kejapanan Utama berperan penting sebagai akses utama di wilayah Jawa Timur.
Berdasarkan data lalu lintas pada periode libur Nataru 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, total kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Cikampek Utama mencapai 1.309.062 kendaraan. Angka tersebut merupakan kumulatif dari kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa sebanyak 696.653 kendaraan, meningkat 31,32% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 530.519 kendaraan. Sementara itu, kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa tercatat sebanyak 612.409 kendaraan, atau naik 17,54% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 521.043 kendaraan.
Di wilayah Jawa Tengah, volume kendaraan yang melintas melalui Gerbang Tol Banyumanik tercatat sebanyak 1.082.345 kendaraan. Angka ini merupakan kumulatif dari kendaraan menuju Solo sebanyak 584.121 kendaraan, meningkat 39,41% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 419.001 kendaraan. Adapun kendaraan menuju Jakarta tercatat sebanyak 498.224 kendaraan, atau naik 46,38% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 340.360 kendaraan.
Sementara itu, Gerbang Tol Kejapanan Utama sebagai representasi wilayah Jawa Timur juga mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan selama periode Nataru, dengan total kumulatif mencapai 1.068.712 kendaraan. Dari jumlah tersebut, kendaraan menuju Malang tercatat sebanyak 530.284 kendaraan, meningkat 23,48% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 429.432 kendaraan. Sementara kendaraan menuju Surabaya tercatat sebanyak 538.428 kendaraan, atau naik 18,59% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 454.029 kendaraan, seiring tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari kawasan Jawa Timur pada masa libur panjang.
Keberhasilan pengelolaan arus lalu lintas di ketiga gerbang tol favorit tersebut tidak terlepas dari komitmen JTT dan seluruh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Trans Jawa dalam melayani sepenuh hati, melalui penguatan kapasitas layanan, kesiapan petugas di lapangan, penerapan rekayasa lalu lintas secara situasional, serta penyampaian informasi lalu lintas secara real-time kepada pengguna jalan.
PT JTT mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, petugas operasional di lapangan, serta tim pelayanan informasi yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi selama periode Nataru. Dengan semangat melayani sepenuh hati, kami berupaya memastikan setiap perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.








