BERITA

Japek Elevated Beroperasi, Perjalanan Jakarta-Bandung Satu Jam Lebih Cepat

Jakarta, Bumntrack.co.id – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungapkan pengoperasian jalan tol yang merupakan jembatan terpanjang di Indonesia ini diharapkan dapat mempercepat perjalanan Jakarta–Bandung. Demikian dikatakan menhub Budi Karya Sumadi bersama Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono ketika mengunjungi proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang ditargetkan segera beroperasi.

“Harus dipersiapkan strategi agar distribusi pengguna jalan tol Jakarta-Cikampek bisa merata lewat di atas dan di bawah. Ditambah lagi, jika pekerjaan konstruksi sudah selesai, maka pekerjaan yang mengganggu perjalanan pun sudah tidak ada. Jadi asumsi kita paling tidak 30 menit s.d 1 jam bisa bertambah lebih cepat,” jelas Budi Karya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (23/9).

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur juga menjelaskan target lalu lintas harian rata-rata (LHR) Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated.

“Dengan LHR 70.000 kendaraan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting, maka kami targetkan ada distribusi sekitar 40-50 persen dari angka tersebut yang akan naik ke jalan tol layang. Ini yang sedang intens kami bahas dengan Pemerintah terkait dengan sistem pengoperasiannya. Kami usulkan sistem tarif terintegrasi agar masyarakat dapat mudah memilih sesuai kebutuhan mau lewat atas atau lewat bawah,” ujarnya.

Selain itu, Menhub Budi Karya juga mengimbau agar keamanan pengguna jalan diperhatikan lebih serius karena Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang minimal berada di ketinggian 6 meter di atas jalan tol di bawahnya.

Japek Elevated Beroperasi, Perjalanan Jakarta-Bandung Satu Jam Lebih Cepat

“Persiapkan skenario apapun yang mungkin terjadi di atas jalan tol ini sehingga ketika beroperasi kita sudah siap dengan antisipasi tindak lanjutnya. Jalan tol ini sepanjang 36 Km tidak ada rest area, walaupun memang sudah disiapkan beberapa mitigasi risiko yang sudah disiapkan oleh operator jalan tol,” jelas Budi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Direktur PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono selaku operator Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated menjelaskan nantinya akan ada delapan titik emergency opening yang dilengkapi dengan tangga darurat untuk mengakomodir kebutuhan darurat pengguna jalan.

“Untuk pengoperasian di akhir tahun ini kami siapkan delapan titik emergency opening dan tangga darurat. Setelah itu, kami juga masih akan melengkapinya dengan membangun empat emergency bay (parking bay untuk keadaan darurat) serta dua emergency exit,” tutup Djoko.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close