BERITA

Karyawan Dahana Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Subang

Jakarta, Bumntrack.co.id – Serikat Pekerja Dahana (Sejadah), Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Akhdar, dan Komunitas Bikers (Kombi) Dahana menyalurkan bantuan bagi korban banjir Subang. Penyerahan bantuan berlangsung pada Sabtu, 20 Februari 2021 di Desa Pamanukan Hilir, Kecamatan Pamanukan, Subang. Bantuan diserahkan oleh Fahni Irfansyah beserta perwakilan dari DKM Al Akhdar, Sejadah dan Kombi mewakili karyawan DAHANA.

Banjir kembali menggenangi Desa Pamanukan Hilir sejak Senin (15/2). Hingga saat ini, banjir masih pasang surut seiring dengan curah hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Subang. Daerah Pamanukan merupakan daerah rawan yang sering mengalami banjir dengan ketinggian hingga 70 cm.

Menurut data Pemerintah Kabupaten Subang, banjir tahun ini telah menenggelamkan 11.724 rumah di Kecamatan Pamanukan, puluhan ribu warga pun terpaksa mengungsi di posko-posko yang telah disediakan institusi terkait. Hingga kini, beberapa warga sudah kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur-lumpur yang terbawa banjir.

Sejak terdengar peristiwa banjir, karyawan yang tergabung dalam tiga organisasi tersebut berinisiasi menggalang kekuatan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah. Penggalangan dilakukan melalui unit-unit kerja serta komunitas yang ada di perusahaan bahan peledak tersebut. Setelah terkumpul, bantuan berbentuk dana dibelikan kebutuhan pokok warga seperti makanan cepat saji, makanan bayi, popok, baju layak pakai, pembalut, masker, dan obat obatan.

Menurut Wardani salah seorang warga Desa Pamanukan bantuan serta silaturahim dari DAHANA sangatlah bermakna untuk para korban banjir. Selain memenuhi kebutuhan yang sulit didapatkan, bantuan DAHANA dapat membuat warga semangat untuk segera pulih dari kondisi pelik ini. Ivan Angga selaku Ketua Serikat Pekerja Dahana berharap agar musibah ini cepat selesai.

“Semoga musibah banjir ini cepat selesai dan teratasi sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa, dan kedepannya pemerintah mencari pemecahan agar ke depan banjir bisa teratasi atau dihindari,” ujar Ivan.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button