BERITA

Libur Nataru, Layanan Bongkar Muat di MNP Meningkat Hingga 17 Persen

Jakarta, Bumntrack.co.id – Pada libur Natal 2020, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mencatat pelayanan bongkar muat barang di Makassar New Port (MNP) mengalami peningkatan hingga sebesar 17 persen. Peningkatan yang terjadi pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) antara 10 persen sampai dengan 17 persen, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

“Meskipun saat ini masih masa Pandemi Covid-19 tetapi arus bongkar muat barang dan operasional pelayanan kapal di pelabuhan baru Makassar tersebut tidak mengalami gangguan yang cukup berarti. Bahkan pihaknya selalu siap melakukan pelayanan selama 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu,” kata General Manager (GM) PT Pelindo IV Cabang Makassar New Port, Edy Nursewan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (30/12).

Di masa Pandemi Covid-19 ini, operasional layanan bongkar muat barang di MNP malah mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu. “Pandemi Covid-19 tidak terlalu berpengaruh terhadap kinerja bongkar muat di MNP. Namun, kami tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah, utamanya bagi para petugas di lapangan,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa menyambut libur Nataru tahun ini, semua peralatan sudah disiapkan dalam kondisi yang perform. “Semua peralatan siap beroperasi, mulai dari container crane, RTG, Head Truck dan chassis, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM). Pelayanan juga masih tetap 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu,” tegas Edy.

Dia menyebutkan, saat ini Makassar New Port (MNP) yang baru resmi beroperasi pada awal November 2018 rata-rata melayani 30 call kapal dalam sebulan. “Bulan November lalu kami melayani 33 call kapal dan untuk di Desember ini sudah 25 call kapal yang dilayani,” ujarnya.

Rata-rata kapal yang masuk melakukan bongkar muat barang kebutuhan pokok, serta juga barang-barang untuk konstruksi. Sementara itu, GM PT Pelindo IV Cabang Terminal Petikemas Makassar, Yosef Benny Rohy mengungkapkan bahwa pihaknya tetap melakukan pelayanan bongkar muat barang selama libur Nataru tahun ini.

“Tidak ada yang berubah. Operasional pelayanan tetap kami lakukan 1 x 24 jam dan 7 hari dalam seminggu. Tentunya berkoordinasi dengan stakeholder pelabuhan, terutama Otoritas Pelabuhan (OP),” kata Yosef.

Meskipun begitu, dia mengatakan akibat Pandemi Covid-19 layanan bongkar muat barang di Terminal Petikemas Makassar (TPM) mengalami penurunan sebesar 7% sampai 10%, jika dibandingkan dengan libur Nataru tahun lalu. Penurunan itu terjadi karena belum banyak barang impor yang masuk melalui TPM akibat masih ada beberapa pelabuhan di luar negeri yang belum beroperasi secara optimal karena Pandemi Covid-19.

Show More

Artikel Terkait

Back to top button