Jakarta, Bumntrack.co.id — Selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), DAMRI mencatat kinerja operasional yang positif dengan melayani lebih dari 2,9 juta penumpang di berbagai segmen layanan transportasi darat.
Periode angkutan Nataru berlangsung selama 20 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026, dan menjadi salah satu momentum mobilitas masyarakat tertinggi sepanjang tahun.
Jumlah tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 36 persen dibandingkan dengan periode angkutan Nataru tahun 2024/2025 yang tercatat melayani 2,1 Juta penumpang.
Selama periode Angkutan Nataru, pola perjalanan didominasi arus keberangkatan dari sejumlah rute penghubung kota besar, wilayah penyangga, serta kawasan wisata selama periode libur akhir tahun.
Sejumlah koridor utama seperti Jakarta–Surabaya/Malang, Jakarta–Yogyakarta, dan Jakarta–Lampung menunjukkan tingkat pergerakan yang tinggi pada fase awal masa liburan. Pola ini menjadi dasar pengaturan operasional dalam menjaga keseimbangan layanan, sekaligus memastikan kesiapan armada saat memasuki arus balik setelah Tahun Baru.
Pemahaman terhadap pola ini memungkinkan DAMRI mengelola kapasitas secara adaptif, sehingga layanan tetap andal baik saat arus keberangkatan maupun arus balik.
“Selama Nataru, kami fokus memastikan setiap perjalanan berjalan aman, nyaman, dan terkendali. Capaian jumlah penumpang ini menunjukkan bahwa DAMRI terus menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat, baik untuk kepentingan mudik, liburan, maupun aktivitas lainnya,” ujar Direktur Utama DAMRI, Setia N Milatia Moemin di Jakarta, Rabu (7/1/25).
Untuk mendukung kelancaran layanan selama periode Nataru, DAMRI mengoperasikan rata-rata 1600 armada setiap hari meningkat sebanyak 17 persen dari total armada yang disiapkan pada tahun sebelumnya, memperkuat pengawasan operasional melalui Posko Angkutan Nataru, serta memastikan kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana di seluruh wilayah layanan. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan terhadap kondisi armada, lalu lintas, hingga potensi gangguan perjalanan, termasuk faktor cuaca.
Selama 20 hari pelaksanaan Angkutan Nataru, DAMRI telah menyiapkan layanan prima secara menyeluruh—mulai dari kesiapan armada, penguatan keselamatan, hingga kehadiran petugas di titik-titik strategis—untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih DAMRI sebagai mitra perjalanan selama libur Nataru. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas layanan di setiap perjalanan,” tutup Milatia.








