Penerbangan Arus Balik Meningkat, InJourney Airports dan Maskapai Siapkan Extra Flight

E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Lalu lintas penerbangan meningkat sejal 22 Maret 2026 dengan jumlah pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara tercatat 468.604 penumpang, 3.265 penerbangan. Angka tersebut kemudian meningkat sekitar 14,4% pada 23 Maret 2026 yang mencapai 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan. Kemudian pada 24 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 583.815 penumpang atau naik 8,9% dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Seluruh bandara telah mengantisipasi peningkatan trafik arus balik dengan melakukan optimalisasi seluruh sumber daya bandara, termasuk pada slot time penerbangan atau ketersediaan waktu di bandara untuk keberangkatan dan kedatangan pesawat, dengan memperhatikan kapasitas Bandara pada Peak Hour.

“InJourney Airports bersama stakeholders, khususnya maskapai penerbangan, terus melakukan optimalisasi slot time di bandara, salah satunya melalui pengoperasian penerbangan tambahan atau extra flight oleh maskapai. Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi di Jakarta, Kamis (25/3/26).

Sebagai pengelola bandara, InJourney Airports memastikan ketersediaan slot time di bandara untuk extra flight yang dioperasikan maskapai. Sejalan dengan ini, seluruh bandara siaga 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai.

Langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen InJourney Airports dalam memperkuat konektivitas dan aksesibilitas transportasi udara di Indonesia.

Adapun pada angkutan lebaran periode 13 – 21 Maret 2026, tercatat sekitar 2.400 extra flight telah dioperasikan di berbagai rute penerbangan.

Sementara itu, pada periode arus balik khusus 22 Maret 2026 telah dioperasikan 124 extra flight, lalu pada 23 Maret 2026 dioperasikan 211 extra flight, kemudian pada 24 Maret 2026 mencapai 284 extra flight. Adapun pada 25 Maret 2026 direncanakan ada sebanyak 119 extra flight.

“Extra flight ini di luar penerbangan berjadwal reguler. Jumlah extra flight ini masih berpotensi terus bertambah hingga periode angkutan lebaran berakhir pada 30 Maret 2026. InJourney Airports bersama seluruh stakeholders akan terus memantau perkembangan trafik serta memastikan kelancaran dalam memberikan pelayanan di Bandar Udara,” tegasnya.

Fokus utama InJourney Airports pada arus balik ini juga ada pada penanganan bagasi penumpang pesawat, aksesibilitas dari dan menuju bandara, serta ketersediaan transportasi publik di bandara.

“Kami telah melakukan berbagai peningkatan fasilitas sarana dan prasarana, serta berkoordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan kelancaran dan kecepatan dalam penanganan bagasi penumpang pesawat, ketersediaan transportasi publik, hingga aksesibilitas dari dan menuju bandara,” jelasnya.

Periode angkutan lebaran di 37 bandara yang dikelola InJourney Airports berlangsung hingga 30 Maret 2026. Sepanjang angkutan lebaran ini, bandara-bandara InJourney Airports diproyeksikan melayani sekitar 9 juta penumpang pesawat.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.