Presiden Prabowo Bentuk URI, Tunjuk Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur

Presiden Prabowo Resmi Membentuk URI sekaligus Menunjuk Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id– Berbarengan dengan pengangkatan Sudaryono sebagai ketua Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Presiden Prabowo Subianto melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) serta Yos Sunitiyoso sebagai wakilnya pada hari Rabu (22/7) di Istana Negara, Jakarta.

Pendirian URI dilandasi oleh keprihatinan Presiden atas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Berbeda dengan Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda, URI diperuntukan untuk calon pemegang jabatan pemerintahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Setidaknya ada tiga rencana yang akan dijalankan oleh Pemerintah terkait URI:

  1. URI akan diintegrasikan dengan Sekolah Unggul Garuda dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
  2. Pemerintah akan mendirikan Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan selaku komando dari Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan LAN.
  3. URI akan terlibat dalam pelatihan karyawan BUMN.

“Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kita tambahkan juga untuk BUMN. Jadi penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara,” jelas Donny di Istana Negara.

URI bukanlah satu-satunya alat untuk melatih calon ASN maupun karyawan BUMN. Pemerintah telah membentuk Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) sebagai pembinaan yang lebih lanjut. Menurut Donny, saat ini ada 399 pegawai baru BUMN yang sedang menjalani P3MD.

URI terinspirasi dari L’Ecole nationale d’administration (ENA) atau L’Institut national du service public (INSP). Pada tahun 1945, Prancis di bawah kepemimpinan Charles de Gaulle mendirikan ENA untuk menata ulang birokrasi Prancis pasca Perang Dunia Kedua. Enam puluh tujuh tahun kemudian, yakni pada tahun 2022, ENA berubah nama menjadi INSP dalam rangka mereformasi pendidikan aparatur sipil Negara Mode.

Ada tantangan dan persoalan yang timbul terkait keberlangsungan. Salah duanya adalah tentang nasib Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) serta persiapannya. Pasalnya, dibutuhkan waktu bertahun-tahun hingga hampir seabad bagi Prancis untuk mewujudkan ENA/INSP.

Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.