PT KBI Perkuat Logistik Komoditas Nasional Lewat Peresmian Gudang SRG Berbasis Rel

E-Magazine November - Desember 2025

PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) turut mendampingi Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dalam kegiatan peninjauan dan penyerahan persetujuan Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) komoditas kopi di Kawasan Stasiun Gedebage, Bandung. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari soft launching implementasi SRG berbasis rel yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas logistik komoditas nasional.

Pada tahap awal operasional, gudang ini akan mendukung penyimpanan komoditas kopi Java Preanger, salah satu produk unggulan Jawa Barat yang telah dikenal luas di pasar global. Pengembangan SRG berbasis rel diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi komoditas ekspor.

Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto, mengatakan bahwa implementasi SRG berbasis rel merupakan bentuk sinergi lintas pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem perdagangan komoditas nasional.

“PT KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang berkomitmen untuk terus mendorong integrasi SRG ke dalam rantai pasok logistik nasional. Kami berharap Jawa Barat dapat menjadi daerah perintis implementasi SRG berbasis rel melalui sinergi yang kuat antara PT KBI dengan BAPPEBTI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT KAI (Persero), PT Sucofindo (Persero), Bank BJB, PT ASLI Logistik Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan terkait,” ujar Budi.

Besarnya potensi komoditas kopi juga tercermin dari aktivitas registrasi yang dilakukan PT KBI. Hingga Mei 2026, komoditas kopi mendominasi registrasi yang tercatat dalam sistem PT KBI, IsWare Next Gen, dengan porsi mencapai 47% dari total komoditas yang diregistrasikan. Capaian tersebut menunjukkan tingginya pemanfaatan SRG oleh pelaku usaha kopi sebagai instrumen pengelolaan stok komoditas dan akses pembiayaan.

Untuk mendukung peningkatan layanan registrasi, PT KBI terus melakukan penguatan digitalisasi melalui pengembangan IsWare Next Gen. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas proses registrasi, memfasilitasi verifikasi kualitas dan kuantitas komoditas yang tersimpan, serta mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam ekosistem SRG.

Komitmen tersebut juga disampaikan dalam ajang WIITEX 2026 yang diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui kegiatan tersebut, PT KBI berkesempatan bertemu langsung dengan pelaku usaha dan buyer internasional dari berbagai negara, diantaranya Malaysia, Thailand, Filipina, Arab Saudi, Amerika Serikat, dan Jerman, serta mendapat dukungan dari perwakilan diplomatik sejumlah negara sahabat, utamanya untuk ekosistem dan komoditas SRG.

Momentum ini menjadi sarana untuk memperkenalkan optimalisasi SRG sebagai instrumen yang mendukung peningkatan daya saing komoditas Indonesia di pasar global.

“Capaian yang diraih sepanjang 2025 menjadi pijakan penting bagi PT KBI untuk terus membangun ekosistem komoditas yang transparan, terintegrasi, dan berdaya saing global. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas kontribusi terhadap pengembangan industri komoditas dan perekonomian nasional,” ungkap Budi.

Gudang SRG Gedebage merupakan aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang dimanfaatkan melalui kerja sama dengan PT ASLI Logistik Indonesia, sementara pengelolaan gudang dilakukan oleh PT Sucofindo (Persero). Kehadiran gudang ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan sistem penyimpanan komoditas dengan moda transportasi kereta api sehingga proses distribusi dapat berlangsung lebih efisien dan terukur.

Ke depan, Gudang SRG Gedebage tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan komoditas, tetapi juga sebagai hub logistik yang menghubungkan sentra produksi dengan pasar domestik maupun internasional.

Integrasi SRG dengan jaringan transportasi rel diharapkan mampu memperkuat rantai pasok, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing komoditas unggulan Indonesia.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.