GALERI FOTO

PT Wijaya Karya Juara Pertama International Year in Infrastructure 2019

Jakarta, Bumntrack   – PT Wijaya Karya A  (Persero) Tbk., atau WIKA  mengharumkan nama Indonesia dalam ajang, dengan meraih juara  pertama pada  International Year in Infrastructure 2019 di Singapura, (24/10).  WIKA  menjadi juara utama dalam kategori “Going Digital Advancements in Bridges”. WIKA  mewakili Indonesia dan telah meraih juara dua kali berturut-turut, yakni tahun 2018 dan 2019.

Penghargaan diserahkan langsung Senior Director, Construction Operation Bentley, Mark Hattersley kepada Fery Safaria, Manager Engineering Departemen Sipil Umum I WIKA.  Turut hadir mendampingi dan menyaksikan penganugerahan tersebut antara lain, Manager Divisi Operasi Departemen Bangunan Gedung Roem Olifwan, Manager BIM Romi Ramadhan, Manager Engineering Tjatoer Wahyudi dan Rizky Yusuf Ramadhan, Bridge BIM Engineer.

“Pencapaian ini menunjukan pengakuan dunia terhadap kinerja dan performa tim BIM WIKA. Ke depan, WIKA akan semakin fokus mengoptimalkan penerapan teknologi ini sehingga meningkatkan nilai tawar untuk dapat mengembangkan bisnis di sektor konstruksi”, jelas Fery Safaria.

Pada event kompetisi infrastruktur global tahunan bergengsi  yang berlangsung 21-24 Oktober 2019 tersebut, WIKA diwakili Fery Safaria dan Rizky Yusuf Ramadhan berhasil memaparkan dengan gamblang Proyek Design and Build Harbour Road 2. Proyek tersebut memiliki kompleksitas, konsistensi dan kontinyuitas inovasi, efisiensi serta kemandirian BIM yang implementatif guna mengembangkan solusi.   WIKA mengungguli dua  finalis dari Italia yakni  Italfer S.p.A dan Shenzen Municipal Design & Research Institute, co, Ltd., dari Tiongkok.

Ajang International Year of Infrastructure 2019  tersebut diikuti 60 negara di dunia, 440 organisasi dan 571 nominasi proyek. Prestasi juara 1 yang ditorehkan WIKA pada ajang International Year in Infrastructure 2019 adalah kali kedua dalam dua tahun terakhir.  

Pada ajang yang berlangsung di Inggris tahun 2018 lalu, WIKA menjadi wakil Indonesia pertama yang berhasil masuk nominasi sekaligus tampil sebagai pemenang kategori Environmental Engineering untuk penerapan Building Information Modelling (BIM) di proyek perencanaan penanggulangan bencana longsor di Bogor serta kategori Bridges untuk penerapannya pada proyek pembangunan Flyover Teluk Lamong.

Pengakuan dari perusahaan global sekelas Bentley, menunjukkan bahwa BIM saat ini telah memainkan peran penting bagi keberhasilan proyek WIKA. Penerapannya terbukti mampu memberikan perencanaan yang lebih akurat dan menghasilkan efisiensi dari segi waktu pengerjaan maupun biaya. (*)

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close