Jakarta, Bumntrack.co.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, PT Jasamarga Jogja Solo (PT JMJ/Perseroan) mencatatkan pencapaian finansial yang solid dengan membukukan total pendapatan tol sebesar Rp281,58 miliar, tumbuh sebesar 669,1% dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 sebesar Rp36,61 miliar.
“Sejalan dengan peningkatan pendapatan, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) sebesar Rp209,97 miliar, atau naik 17,3% dari capaian tahun sebelumnya,” kata Dirut PT JMJ, Rudy Hardiansyah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (21/6/26).
Selain peningkatan kinerja keuangan, peningkatan performa juga terlihat dari sisi operasional. Sepanjang tahun 2025, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Jogja Solo mencapai 4.741.991 kendaraan, atau meningkat sebanyak 235% secara tahunan atau year-on-year (YoY), dengan rata-rata volume lalin harian (LHR) mencapai 12.992 kendaraan.
Sebagai langkah proaktif mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT JMJ berdasarkan diskresi Kepolisian membuka Ruas Prambanan-Purwomartani secara fungsional. Di samping itu, komitmen PT JMJ terhadap kualitas infrastruktur diwujudkan melalui program peningkatan mutu aset secara intensif, serta berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100% melalui sejumlah program strategis.
Adapun untuk progres proyek, dilaporkan hingga awal Juni 2026, konstruksi Segmen Prambanan-Purwomartani telah mencapai hampir 92,35% dengan pembebasan lahan mencapai 97,8%. Sedangkan progres konstruksi Segmen Purwomartani-Maguwoharjo telah mencapai hampir 40,84% dengan pembebasan lahan mencapai 96,07% dan progres konstruksi Segmen Trihanggo-JC Sleman telah mencapai hampir 84,79% dengan pembebasan lahan mencapai 98,1%.








