Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Sah. Usai Teken Kerjasama Dengan Kementerian UMKM, BSN Resmi Salurkan KUR
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Roni Mawardi
October 8, 2026
E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026
Sah. Usai Teken Kerjasama Dengan Kementerian UMKM, BSN Resmi Salurkan KUR
Roni Mawardi
October 8, 2026
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor (kiri) dan Sekretaris Bidang Usaha Mikro selaku PLT. KPA KUR Kementerian UMKM RI Fixy (kanan) saat melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan KUR antara BSN dan Kementerian UMKM RI di Jakarta, Kamis (8/10/2026). PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) memperluas pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui partisipasi dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kesiapan menggarap segmen tersebut ditopang pertumbuhan ekosistem digital yang masif, salah satunya melalui akuisisi sekitar 6.645 merchant QRIS hingga September 2026, tumbuh sekitar 10 persen hanya dalam satu bulan. Sepanjang tahun berjalan, volume transaksi merchant QRIS BSN mencapai sekitar Rp178,8 miliar dari 2,44 juta transaksi. Pertumbuhan juga tercermin pada platform digital Bale Syariah by BSN yang mencatat sekitar 258 ribu pengguna per September 2026, meningkat 8,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dari sisi transaksi, Bale Syariah by BSN mencatat sekitar 3,84 juta transaksi, naik 16,7 persen, dengan volume lebih dari Rp7,4 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan volume transaksi sebesar 13,8 persen dibandingkan Agustus 2026, sekaligus memperkuat dukungan ekosistem digital Bank BSN terhadap ekspansi pembiayaan UMKM.Foto/Dok-BSN/BUMNTRACK
Galeri Foto
Sah. Usai Teken Kerjasama Dengan Kementerian UMKM, BSN Resmi Salurkan KUR
Gebrakan Baru Bank BSN! Persikad dan Persiraja Jadi Gerbang Ekosistem Syariah
Bukan Sekadar Estetik, Desain Hunian Juga Harus Punya Nilai Bisnis
Nanang Hendarno, Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
‘Spin-Off’ InfraCo ke InfraNexia
KICK-OFF BTN HOUSINGPRENEUR BATCH 3
BTN Buka Akses KPR hingga 40 Tahun
Peluncuran IPOT X AI-Native Trading Intelligence
Bank BSN Perkuat Ekosistem Emas Syariah, Buka Peluang Investasi Berkah
Langkah Strategis Bank BSN Gandeng PPA, Bidik Penguatan Bisnis dan Pembiayaan Syariah