Klik Banner Workshop BUMN Series
BERITACSR

Sepanjang 2022 AP II Salurkan Dana TJSL Rp55,49 Miliar

Bumntrack.co.id. Jakarta – PT Angkasa Pura II (AP 2) pengelola 20 bandara berupaya untuk selalu memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai aspek melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Program TJSL yang dijalankan AP II berfokus pada pendidikan, lingkungan hidup dan pendampingan UMKM.

Pada 2022, AP II telah menyalurkan program TJSL sekitar Rp55,49 miliar yang terdiri dari Pendanaan untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dan penyaluran dana Non-PUMK. Program Pendanaan untuk UMK pada 2022 disalurkan sebesar Rp38,84 miliar kepada lebih dari 400 mitra binaan yang bergerak antara lain di sektor usaha industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa.

“Kami berharap pendanaan dari AP II bagi UMK sepanjang 2022 dapat mendukung kegiatan usaha masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan pandemi COVID-19. UMK merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, dan AP II berupaya untuk selalu mendukung UMK,” kata President Director AP II, Muhammad Awaluddin di Jakarta, Jumat (30/12/22). 

Director of Human Capital AP II, Ajar Setiadi menuturkan pendanaan bagi UMK ini sejalan dengan fokus Kementerian BUMN tahun ini dalam mendukung pengembangan UMK melalui program TJSL. “UMK perlu mendapat akses pendanaan, dan ini merupakan tugas AP II selaku BUMN untuk turut memberikan akses tersebut sehingga UMK dapat selalu naik kelas secara berkelanjutan,” ujar Ajar Setiadi. 

Program TJSL AP II juga bertujuan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutam (TPB) melalui pembangunan 4 pilar yakni ekonomi, sosial, lingkungan, serta hukum dan tata kelola. Dana yang disalurkan untuk pembangunan 4 pilar ini sebesar Rp16,5 miliar. Penyaluran bantuan untuk pembangunan 4 pilar ini dilakukan di berbagai wilayah operasional AP II. 

“Program TJSL untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang terbagi di dalam 4 pilar tersebut. Kami berharap program TJSL yang dijalankan AP II dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, menciptakannilai tambah, serta mendukung pengembangan UMK,” jelas Ajar Setiadi.

Artikel Terkait

Back to top button