SMF dan KTI Foundation Gelar Pelatihan Membatik untuk 40 Perempuan Disabilitas di Karawang

SMF dan KTI Foundation Gelar Pelatihan Membatik untuk 40 Perempuan Disabilitas di Karawang
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) berkolaborasi dengan Kreasi Tuli Indonesia (KTI) Foundation menyelenggarakan pelatihan membatik bagi 40 perempuan penyandang disabilitas di Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan keterampilan secara inklusif. Pelatihan yang berlangsung pada 27–28 April 2026 ini diikuti oleh peserta dengan ragam disabilitas, termasuk tunarungu, tunawicara, tunadaksa, termasuk penyandang cerebral palsy.

Founder KTI Foundation, Inaraya, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan jangka panjang kepada para peserta. Sejumlah peserta binaan sebelumnya telah mampu bekerja secara mandiri, baik melalui produksi batik maupun sektor lain seperti menjahit. KTI Foundation sendiri memiliki berbagai program pelatihan, antara lain di bidang batik, menjahit, kuliner, kopi, dan kriya, yang ditujukan untuk membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

“Harapannya, teman-teman disabilitas tidak hanya mendapatkan bantuan sesaat, tetapi memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kami ingin memberikan ‘pancing’, bukan sekadar ‘ikan’, agar mereka bisa mandiri secara ekonomi,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/4/26).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF, Bonai Subiakto menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen SMF dalam mendukung pemberdayaan masyarakat secara inklusif sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang nyata dan ruang yang setara bagi seluruh masyarakat,bagi masyarakat.

“Bagi SMF, kegiatan ini tidak hanya tentang pelatihan keterampilan, tetapi juga tentang membuka jalan agar setiap individu, termasuk perempuan penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, mandiri secara ekonomi, dan berkontribusi secara produktif. Kami percaya, dengan dukungan yang tepat, potensi yang dimiliki dapat tumbuh menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan,” tutur Bonai.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.