BERITA

Tutup Tahun 2020, Pertagas Bukukan Laba Bersih USD106,6 Juta

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan laba bersih USD106,6 juta pada Tahun Buku 2020. Laba bersih tersebut setara 101 persen dari RKAP atau berhasil melampaui target RKAP 2020 Pertagas yaitu USD105,8 juta.

“Walau tahun 2020 adalah tahun yang menantang, sebagai bagian dari Subholding Gas PT PGN Tbk Pertagas telah menunjukkan ketahanannya. Sepanjang tahun 2020 Pertagas mencatatkan volume melampaui RKAP pada lini bisnis Niaga Gas, Transportasi Minyak, Pemrosesan Gas dan Regasifikasi LNG,” kata Manager Communication, Relations & CSR, Elok Riani Ariza dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (4/6).

Niaga Gas 2020 sebesar 28.462 BBTU atau 101 persen dari RKAP 2020. Transportasi Minyak dengan total penyaluran minyak di ruas Tempino-Plaju sebesar 3,68 juta barel atau 116 persen dari RKAP. Pemrosesan Gas LPG dengan total lifting LPG tahun 2020 sebesar 236.398 ton atau 117 persen dari RKAP. Lini bisnis Regasifikasi LNG mencatatkan volume di 2020 sebesar 34.360 BBTU atau 106 persen dari RKAP. Lini bisnis utama Pertagas yaitu Transportasi Gas juga berhasil mempertahankan kinerja baiknya ditengah tengah pandemi. Di tahun 2020 total volume Transportasi Gas sebesar 479.599 MMSCF.

Sepanjang tahun 2020 Pertagas telah menyelesaikan proyek Pipa Transmisi Gas Gresik-Semarang, Pipa Distribusi Gas BOB-SIAK, Pipa Distribusi Gas Aroma Kopi, Pipa Distribusi Gas Kuala Tanjung dan Infrastruktur Gas ke PLTMG Sorong dengan total investasi di 2020 sebesar USD141,18 juta. Saat ini Pertagas tengah menyelesaikan proyek pipa minyak terbesar di Indonesia yaitu pembangunan Pipa Minyak Rokan.

Selain itu, lanjutnya, hingga triwulan pertama (TW I) 2021 Pertagas terus mempertahankan kinerja positifnya. Pada April 2021 Pertagas mencatatkan laba bersih senilai USD41,3 juta atau mencapai 133 persen dari target yang ditetapkan, yaitu USD31 juta.

“Pencapaian laba bersih April 2021 melampaui target RKAP April 2021 juga lebih tinggi dibanding laba bersih April 2020,” ungkap Elok.

Laba bersih April 2021 naik sebesar USD4,1 juta dibandingkan dengan realisasi April 2020 yaitu USD 37,2 juta. Pencapaian ini terutama bersumber dari realisasi lini bisnis Pemrosesan Gas LPG dan Regasifikasi LNG. Hingga dengan April, LPG yang diproses mencapai 61.468 ton. Sedangkan total regasifikasi LNG sebesar 9.856 BBTU.

Dari segmen usaha utama Pertagas yaitu Transportasi Gas, Transportasi Minyak dan Niaga Gas realisasi volume hingga April 2021 juga menunjukkan perkembangan positif. Realisasi volume Transportasi Gas sebesar 159.342 MMSCF, Transportasi Minyak 1.123.328 barel dan Niaga Gas 8.865 BBTU.

Artikel Terkait

Back to top button