Page 41 - Edisi Januari 2020
P. 41

komersial dan konsumer terhalang level   juga melintas batas negara. Alangkah   tergantung budaya masing – masing negara.
               kompetisi pasar yang tinggi. Mari kita   lebih baiknya jika cabang – cabang   Keuntungan lain dari Sub – Holding
               coba fokus ke negara serumpun dan   tersebut dapat disatukan atau paling tidak   tipe ini adalah meringankan kendala izin
               satu benua seperti Singapura, Malaysia,   disinergikan demi efisiensi. Belum lagi   operasional dalam membuka cabang
               Myanmar, Tiongkok, dan Timor Leste,   jika kita tinjau ongkos operasional cabang   baru di negeri asing. Diharapkan dengan
               dimana level pertarungan bisnis masih   luar negeri yang pasti lebih besar daripada   adanya Sub-Holding Perbankan Luar
               dapat ditolerir. Alasannya sederhana:   dalam negeri untuk skala bisnis yang sama.   Negeri, negara asing akan lebih terbuka
               diaspora orang Indonesia di negara   Perbedaan antara pendapatan dan ongkos   untuk memperlancar proses perizinan
               tersebut cukup banyak dan suasana   kadang-kadang membuat beberapa cabang   operasional karena Sub – Holding adalah
               budaya dan ekonominya agak mirip   luar negeri hanya dipertahankan demi   perwakilan Pemerintah Indonesia yang
               dengan Indonesia. Sampai disini, mari   image perusahaan bukan demi mencari   bertujuan mempererat kerjasama ekonomi
               kita tanya dengan hati kecil kita, apakah   keuntungan. Sebagai contoh cabang   antar dua negara yang berdaulat.
               penetrasi service yang dimiliki oleh   luar negeri yang berada di London,   Mekanik pembentukan Sub-Holding
               kantor perwakilan BUMN perbankan   New York, dan Cayman Island, sulit   Perbankan Luar Negeri sedikit banyak
               tersebut sudah cukup menggema atau   rasanya membayangkan cabang tersebut   dapat mencontoh dari kesuksesan anak
               masih dapat diperdalam lagi?       menjadi motor profit di negeri tempat   perusahaan Telkom Group yaitu Telin
                  Ketika menjawab pertanyaan di   mereka berdomisili.               dalam mengelola perwakilan luar negeri.
               atas, mari juga kita rasakan ambience                                Alih – alih memperlakukan kantor cabang
               bank – bank afiliasi asing di Indonesia.   Sub Holding               luar negeri secara individual, Telkom
               Tentu terasa sangat berbeda. Sebagai   Berbasis Fungsi               membentuk subsidiary yang fokus untuk
               bukti penduduk asli di negara asing tidak   Akan tetapi perlu diingat, sekarang masanya   pengembangan overseas business secara
               terlalu akrab dengan nama – nama yang   kita bersatu dan bersinergi seperti yang telah   independen. Perlakuan ini membuat Telin
               diusung dari Indonesia. Nama – nama   Presiden Joko Widodo ingatkan berkali-kali   menjadi lini bisnis yang efisien sekaligus
               bank BUMN hanya beredar gaungnya   dalam pidatonya. Langkah terbaik kearah   menguntungkan dan mempunyai
               di antara penduduk berdarah Indonesia   sana sempat disinggung oleh Menteri   representasi di banyak negara dan meliputi
               yang kebetulan berdomisili di luar negeri.   BUMN Erick Tohir: sub-holding.  hampir semua benua.
               Berkebalikan dengan bank asing di negeri   Ide Sub-Holding berasal dari   Jika nantinya usul Sub – Holding
               kita yang serasa seperti saudara sendiri.   keinginan mengelompokkan lini   Perbankan BUMN Luar Negeri ini dapat
               Bahkan penduduk awam menyangka bank   bisnis berdasarkan fungsi dan bukan   diwujudkan, negara yang dapat menjadi
               DBS dan CIMB Niaga adalah bank lokal   berdasarkan regionalisasi. Tujuannya   pilot project pengembangan jaringan
               karena warna korporasinya didominasi   jelas, agar mencegah kanibalisasi pasar   dapat dipilih antara Malaysia, Timor
               merah dan putih, seperti warna bendera.   dan secara bersamaan meningkatkan   Leste, dan Myanmar. Ketiga negara
               Memang benar, beberapa bank asing tidak   daya saing. Perbankan BUMN melalui   tersebut mempunyai prospek ekonomi
               terlalu beruntung berbisnis di Indonesia   aset - aset luar negeri yang dimilikinya   yang bagus, budaya sosial yang mirip
               seperti gulung tikarnya Rabobank dan   dapat menjadi proyek percontohan   dengan Indonesia, dan infrastruktur
               berkurangnya lini bisnis Bank ANZ. Hal   konsep Sub – Holding ini.   perbankan BUMN yang ada di tempat
               sebaliknya justru berlaku buat bank asing   Sub – Holding dapat diwujudkan   tersebut juga telah mendukung dan solid.
               dari benua Asia di mana kiprahnya cukup   salah satunya dengan mengelompokkan   Biaya operasional nya pun tidak jauh
               bersinar di Indonesia.             cabang – cabang luar negeri per negara   berbeda dengan pembukaan unit bisnis
                  Yang terjadi sekarang Perbankan   dan dimasukkan dalam satu wadah   yang sama di Indonesia.
               BUMN sebetulnya sudah punya modal   pusat berlokasi dalam negeri yang dapat   Namun, perlu disadari bahwa ekspansi
               yang cukup untuk menjejakkan kakinya,   berbentuk perusahaan BUMN baru   perbankan dengan kantor fisik bukan
               tinggal strategi berikutnya adalah   atau sekedar lembaga keuangan dengan   semata-mata tujuan utama dari Sub-
               memperluas dan memperdalam. Berkaitan   tujuan khusus (mirip dengan Lembaga   Holding ini karena di masa depan
               dengan hal tersebut, ada satu titik lemah   Pembiayaan Ekspor Impor – Bank Exim).   perbankan akan lebih ditentukan oleh
               dari strategi bisnis ekspansi internasional   Nantinya, lembaga yang mengurusi   senjata sumber daya manusia dan
               yang dapat disentuh dan dikembangkan:   Sub – Holding cabang perbankan luar   teknologi digital dibandingkan keberadaan
               kantor cabang luar negeri milik masing –   negeri ini akan fokus untuk ekspansi   konsep brick and mortar. Oleh karena itu,
               masing bank BUMN cenderung berdiri   bisnis, menyatukan visi yang terserak, dan   Sub – Holding Perbankan BUMN Luar
               sendiri dan sungkan buat berkoordinasi.   mengurangi silo yang selama ini terjadi.   Negeri adalah bentuk yang tepat sebagai
               Tampaknya ini efek dari persaingan   Sub – Holding akan menitikberatkan   jembatan pengembangan bisnis BUMN di
               dalam negeri yang kebetulan terbawa   bisnisnya pada flexibility pada kondisi global   luar negeri.


                                                                                No. 144 TAHUN XIII JANUARI 2020 |     BUMN Track     |     41



       KOLOM.indd   41                                                                                            1/14/20   4:17 PM
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46