BERITA

Wujudkan Pelabuhan Bersih, Pelindo Regional 4 Teken Pakta Integritas Bersama

Jakarta, Bumntrack.co.id – Dalam wangka mewujudkan pelayanan operasional pelabuhan yang bersih dan bebas dari pungutan liar, PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/Pelindo Regional 4 dan insan maritim menandatangani Pakta Integritas Bersama. Penandatanganan Pakta Integritas tersebut berlangsung secara hybrid melalui aplikasi zoom video conference dan dilakukan serentak bersama dengan Pelindo Regional 1 di Medan, Regional 2 di Jakarta, Regional 3 di Surabaya, dan Regional 4 yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai 7 Kantor Pelindo di Makassar.

“Penandatanganan Pakta Integritas ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dan hal-hal yang bertentangan dengan integritas, dan untuk dapat mewujudkan pelayanan operasional pelabuhan yang bebas, bersih, profesional dan efisien,” kata Direktur Strategi Pelindo Prasetyo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (29/12).

Komitmen Pakta Integritas yang digelar Pelindo Regional 4 dihadiri pimpinan instansi di lingkungan Pelabuhan Makassar yang juga ikut menandatangani, yakni Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar Ghoefron Koerniawan, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Brigjen Pol. Capt. Hermanta, Komandan Lantamal (Danlantamal) VI Makassar Laksamana Pertama TNI Benny Sukandari, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Makassar Agus Winarto, Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar Lutfie Natsir, dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Makassar Muhammad Haskar Hasan.

Asosiasi yang mendukung dan juga menandatangani Pakta Integritas yaitu, Ketua DPC INSA Makassar Capt. Zulkifli Syahril, Ketua Umum DPW ALFI/ILFA Sulselbar Syaifuddin Syahrudi, Ketua DPD GPEI Sulselbar, Arief R. Pabettingi, dan Ketua Umum DPD GINSI Sulsel Abidin Renreng.

Sementara itu, Pakta Integritas yang salah satu isinya berbunyi “Berjanji akan melaksanakan tugas secara bersih, transparan dan profesional dalam arti akan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya secara optimal untuk memberikan hasil kerja terbaik” ini ditandatangani oleh seluruh petugas internal Pelindo di Regional 4, yakni perwakilan pandu, planner kapal, operator radio, petugas kepil, crew kapal, planner terminal, operator QCC, operator RTG/RMGC, operator reach stacker dan lain-lain, serta operator forklift.

Melalui fakta integeritas tersebut, tujuan pemerintah untuk lebih bersaing terkait dengan logistic cost dengan negara-negara tetangga akan tercapai. Bahkan meningkatkan logistik performance index Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara di Asean dan juga di Asia.

Pelayanan dan peningkatan kinerja di pelabuhan merupakan salah satu upaya untuk bisa lebih bersaing, apalagi dalam kondisi era saat ini di mana pesaing-pesaing di negara lain sudah semakin meningkat kinerjanya. “Kita lihat di Vietnam, Malaysia, Thailand, mereka juga selalu meningkatkan kinerja, selalu meningkatkan profesionalisme dalam menghadapi tantangan,” ujarnya.

Pihaknya juga berkomitmen untuk menghadirkan sebuah pelayanan yang bersih, profesionalisme, yang menjunjung tinggi integritas. “Sehingga kita dapat bersaing dan masuk ke dalam era persaingan yang cukup ketat karena kalau kita tidak mempersiapkan itu semua, maka kita akan tertinggal. Ketika kita tertinggal, kita akan ditinggal,” terangnya.

Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto menyatakan bahwa Penandatanganan Pakta Integritas ini adalah momen pertama yang dilaksanakan setelah Pelindo merger. “Tetapi kegiatan [Penandatanganan Pakta Integritas] ini mesti dilakukan bersama-sama. Jadi hari ini kami menginisiasi untuk menandatangani bersama pengguna jasa dan pemberi layanan. Kami mohon dengan hormat dan sangat kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk tidak lagi memberi apapun kepada insan pelabuhan termasuk dan yang utama dari Pelindo,” tegasnya.

Artikel Terkait

Back to top button