Januari 2026, Penguna Layanan Commuter Line Jabodetabek Meningkat Hingga 30 Juta Penumpang

Ilustrasi KRL KAI Commuter
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Mengawali tahun 2026, KAI Commuter mencatatkan tren positif pada volume pengguna di seluruh wilayah operasional Jabodetabek dan Banten.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan integrasi antarmoda serta pengoperasian titik layanan baru untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menyampaikan bahwa sepanjang Januari 2026 kemarin volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 30.226.365 orang.

“Angka tersebut meningkat sebanyak 8 persen jika dibanding Januari 2025 kemarin,” jelas Karina di Jakarta, Jumat (6/2/26).

Lebih lanjut Karina menambahkan bahwa layanan Commuter Line Basoetta juga menunjukkan hal yang sama, Januari 2026 ini juga mengalami peningkatan volume penggunanya yaitu 196.711 orang. Angka tersebut juga mengalami peningkatan 11 persen jika dibanding Januari 2025 lalu.

“Sedangkan untuk volume pengguna Commuter Line Merak sebanyak 288.691 orang atau meningkat 2 persen jika dibanding Januari 2025 lalu. Sementara itu, untuk pengguna Kereta khusus petani dan pedagang pada layanan Commuter Line Merak yang beroperasi mulai 1 Desember 2025 kemarin hingga 31 Januari 2026 tercatat volume penggunanya sebanyak 8.650 orang,” tambah Karina.

Peningkatan dan stabilitas mobilitas masyarakat di awal tahun ini menjadi indikator utama kepercayaan masyarakat Jabodetabek dan Banten terhadap layanan transportasi Commuter Line. Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat tersebut, KAI Commuter mengoperasikan total 1.149 perjalanan setiap harinya di seluruh lintas Jabodetabek dan Banten.

Layanan tersebut meliputi 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 70 Perjalanan Commuter Line Basoetta, dan 14 perjalanan Commuter Line Merak. Optimalisasi waktu tunggu (headway) tetap menjadi prioritas guna memastikan kenyamanan pengguna pada jam sibuk (peak hour).

Khusus layanan Commuter Line Jabodetabek, rata-rata headway lintas Bogor selama 5 menit, lintas Bekasi 7-9 menit, lintas Rangkasbitung selama 10-15 menit, serta lintas Tangerang selama 18 menit. Dengan pesebaran pengguna terbanyak pada pukul 06.00 – 09.00 WIB dan 16.00 – 19.00 WIB

Satu Minggu Pengoperasian Stasiun Jatake Perkuat Konektivitas Jabodetabek

Sejak resmi dioperasikan satu minggu yang lalu, Stasiun Jatake menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan. Tercatat total volume pengguna di Stasiun Jatake hingga 5 Februari 2026 kemarin mencapai 7.936 orang yang naik dan sebanyak 8.206 orang yang turun di stasiun tersebut. Kehadiran stasiun ini juga diharapkan dapat memecah kepadatan di stasiun sekitar dan mempermudah akses masyarakat untuk menggunakan Commuter Line di wilayah pengembangan baru.

Karina menambahkan bahwa di stasiun ini setiap harinya melayani perjalanan Commuter Line Rangkasbitung sebanyak 192 perjalanan dari total perjalanan lintas Tanah Abang – Rangkasbitung sebanyak 206 perjalanan per hari. “Untuk itu KAI Commuter mengimbau kepada pengguna yang akan naik dan turun di Stasiun Jatake untuk mengecek kembali jadwal perjalanan terupdate keberangkatan dan kedatangan Commuter Line,” tambahnya.

KAI Commuter turut mengimbau seluruh pengguna untuk senantiasa menjaga keselamatan. Jika dalam keadaan hujan pengguna disarankan untuk menyiapkan perlengkapan hujan serta selalu berhati-hati saat melangkah di area peron dan tangga stasiun.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.