Jakarta, Bumntrack.co.id – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan RI, Dishub Banten, Dishub Cilegon, dan ASDP bersama KAI dan KAI Commuter kembali melakukan penyesuaian perjalanan Commuter Line Merak pada masa Angkutan Lebaran tahun 2026 ini sesuai dengan surat no. KA.005/1/25/K2/DJKA/2026. Mulai 13 Maret hingga 20 Maret 2026, layanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon.
Penyesuaian pola operasi layanan Commuter Line Merak ini dilakukan untuk mendukung penataan lalu lintas sebagai antisipasi penguraian kemacetan pada Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, khususnya pada kondisi arus puncak Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H.
“Mengingat akan adanya lonjakan pengguna jasa kendaraan (pemudik berkendara) yang akan memasuki Pelabuhan Penyeberangan Merak selama periode Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Commuter melakukan penyesuaian layanan Commuter Line Merak hanya akan sampai Stasiun Cilegon dan kembali ke Stasiun Rangkasbitung mulai Jumat, 13 – 20 Maret 2026,” jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda di Jakarta, Jumat (13/3/26).
Penyesuaian layanan perjalanan Commuter Line Merak ini sesuai dengan hasil rapat bersama yang dilaksanakan pada pekan lalu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, bagi pengguna Commuter Line Merak yang akan menuju Stasiun Krenceng dan Stasiun Merak, akan disediakan angkutan lanjutan dari Stasiun Cilegon. Penyediaan angkutan lanjutan ini akan disesuaikan dengan kedatangan dan keberangkatan Commuter Line Merak di Stasiun Cilegon.
Sebagai informasi, saat ini rata-rata volume pengguna Commuter Line Merak sebanyak 10-11 ribu orang tiap harinya. Dalam pemesanan dan pembelian tiket Commuter Line Merak dapat melalui Aplikasi Access By KAI mulai tujuh hari (H-7) sebelum hari pemberangkatan melalui aplikasi tersebut atau pembelian langsung di loket selama ketersediaan tiket masih ada.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna yang akan menggunakan Commuter Line Merak agar menyesuaikan kembali waktu perjalanannya. “KAI Commuter juga mengimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, mengikuti aturan yang berlaku dan arahan dari petugas, serta menjaga barang bawaan dan selalu mengawasi buah hatinya jika ikut serta,” tutup Karina.








