Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
RUPST BTN 2026: Perkuat Permodalan, Akselerasi Kredit dan Siapkan Akuisisi Portofolio
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (tengah) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (kedua kiri) berpose bersama jajaran Komisaris dan Direksi lainnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (tengah) berpose bersama Komisaris Utama BTN, Suryo Utomo dan jajaran Komisaris dan Direksi lainnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (tengah) berpose bersama Komisaris Utama BTN, Suryo Utomo dan jajaran Komisaris dan Direksi lainnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Roni Mawardi
April 23, 2026
E-Magazine November - Desember 2024
RUPST BTN 2026: Perkuat Permodalan, Akselerasi Kredit dan Siapkan Akuisisi Portofolio
Roni Mawardi
April 23, 2026
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (tengah) Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (kedua kiri) berpose bersama jajaran Komisaris dan Direksi lainnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (tengah) berpose bersama Komisaris Utama BTN, Suryo Utomo dan jajaran Komisaris dan Direksi lainnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Nixon L.P. Napitupulu (tengah) berpose bersama Komisaris Utama BTN, Suryo Utomo dan jajaran Komisaris dan Direksi lainnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Kamis (23/4). Dalam RUPST tersebut, BTN menetapkan laba bersih 2025 sebesar Rp3,5 triliun sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan dan mendorong ekspansi kredit dengan target pertumbuhan 8–10% pada 2026. Perseroan juga menyiapkan rencana pengambilalihan portofolio kredit secara selektif dari institusi keuangan lain dan prudent sebagai bagian dari strategi pertumbuhan.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Galeri Foto
Perluas Ekosistem Syariah, Bank BSN Hadir di Abaya Pavilion
Sinergi Bank BSN dan UMSU Bangun Ekosistem Perbankan Syariah Terintegrasi di Kampus
Bank BSN Tancap Gas, Akad Massal 6.000 Rumah Subsidi Serentak di Seluruh Indonesia
Bank BSN Gelar Asset Sales Amankan Aset Non Produktif Rp500 Milyar Lebih
Rumah untuk Pahlawan, Menghargai Pengabdian
Wisata Danau Toba Terus Dikembangkan Untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Setempat
Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Sinergi Bank BSN-TDA Dorong Lahirnya Wirausaha Tangguh dan Berdaya Saing Global
BCA Syariah Hadirkan Rumah Sahabat di Senayan City, Dekatkan Literasi Keuangan ke Masyarakat
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) meluncurkan UMKM Center PERBANAS