Triwulan I 2026 Dana Murah BRI Tembus Rp1.000 Triliun, Cost of Fund Turun ke 2,3 Persen

Triwulan I 2026, Laba Bersih BRI Naik 13,7 Persen Jadi 15,5 Triliun
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Pada awal 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat struktur pendanaan dalam rangka menjaga efisiensi biaya dana (CoF), memperkokoh fundamental bisnis, serta mendorong pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Pada akhir Bulan Maret 2026, total Dana Pihak Ketiga BRI tumbuh menjadi Rp1.555 triliun. Kenaikan Dana Murah atau Current Account Saving Account (CASA) menjadi Rp1.058,6 triliun merupakan faktor utama dari pertumbuhan DPK sebesar 9,4% secara tahunan (yoy),” kata Hery Gunardi selaku Direktur Utama BRI dalam Konferensi Pers Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Kantor Pusat Bri pada hari Kamis (30/4).

Pada saat yang sama, terjadi pertambahan masing-masing jumlah giro dan tabungan sebesar 15,6% yoy dan 11,5% yoy sehingga untuk pertama kalinya, BRI memiliki tabungan di atas Rp600 triliun.

BRI mencatat adanya peningkatan rasio CASA dari 65,77% menjadi 68,07% sebagai dampak dari peningkatan volume transaksi kanal digital milik BRI. CASA yang kuat berperan sebagai salah satu faktor turunnya CoF BRI dari 3% di tahun 2025 menjadi 2,3% di tahun 2026.

Selain CASA yang kuat, pengokohan struktur keuangan turut menjadi penopang keuangan BRI. Didukung pertumbuhan kredit sebesar 13,7% yoy, total Aset BRI naik menjadi Rp2.250 triliun serta pertumbuhan laba sebesar 13,7% atau menjadi Rp15,5 triliun.

“Secara keseluruhan, BRI tidak hanya tumbuh, namun juga mampu menjaga kualitas pertumbuhan,” pungkasnya.

Penulis: Jovan. A. R.
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.