Hingga Juli 2026, 664.000 Wisatawan Mancanegara Pilih Naik Kereta Api dari Daop 1 Jakarta

Hingga Juli 2026, 664.000 Wisatawan Mancanegara Pilih Naik Kereta Api dari Daop 1 Jakarta
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Transformasi layanan yang terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) semakin meningkatkan kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap moda transportasi kereta api di Indonesia. Sepanjang periode 2022 hingga Juli 2026, sebanyak 664.068 wisatawan berkewarganegaraan asing (WNA) tercatat menggunakan layanan kereta api keberangkatan dari wilayah KAI Daop 1 Jakarta.

Capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya posisi kereta api sebagai moda transportasi yang tidak hanya mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata bagi para pelancong yang menjelajahi berbagai destinasi di Pulau Jawa.

Pada periode Januari–Juli 2026, jumlah pelanggan WNA mencapai 78.400 orang. Stasiun Gambir menjadi pintu keberangkatan favorit wisatawan mancanegara dengan 50.067 pelanggan atau sekitar 63,9 persen dari total pelanggan WNA.

Sementara itu, lima stasiun dengan jumlah pelanggan WNA terbanyak selama Januari–Juli 2026 adalah:

  • Stasiun Gambir : 50.067 pelanggan
  • Stasiun Pasar Senen : 16.980 pelanggan
  • Stasiun Bekasi : 2.891 pelanggan
  • Stasiun Jatinegara : 2.791 pelanggan
  • Stasiun Sukabumi : 1.412 pelanggan

Kelima stasiun tersebut melayani 74.141 pelanggan WNA, atau sekitar 94,6 persen dari total pelanggan asing di wilayah Daop 1 Jakarta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan meningkatnya jumlah pelanggan mancanegara menunjukkan bahwa kereta api Indonesia semakin mendapat pengakuan sebagai transportasi publik yang modern, aman, nyaman, dan dapat diandalkan.

“Meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara yang memilih kereta api menunjukkan bahwa transformasi pelayanan KAI semakin dirasakan hingga oleh masyarakat internasional. Kereta api kini bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman berwisata yang menyenangkan selama berada di Indonesia,” ujar Franoto di Jakarta, Jumat (31/7/26).

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi yang terus dilakukan KAI, mulai dari hadirnya rangkaian New Generation, peningkatan kualitas kebersihan stasiun dan kereta, kemudahan pembelian tiket secara digital melalui Access by KAI, hingga konsistensi menjaga ketepatan waktu perjalanan.

Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati berbagai pilihan layanan premium seperti Kereta Panoramic, Kereta Luxury, dan kelas-kelas layanan unggulan lainnya.

Kereta Panoramic menghadirkan pengalaman menikmati panorama alam melalui jendela berdimensi lebar yang memungkinkan pelanggan menyaksikan keindahan lanskap sepanjang perjalanan. Sementara Kereta Luxury menawarkan kenyamanan lebih melalui kursi yang lebih luas, privasi yang lebih baik, serta berbagai fasilitas premium yang memberikan pengalaman perjalanan berkelas.

“Perjalanan menggunakan kereta api saat ini telah menjadi bagian dari destinasi wisata itu sendiri. Banyak wisatawan ingin menikmati pemandangan alam, suasana perjalanan, hingga kenyamanan layanan sejak berangkat dari stasiun hingga tiba di kota tujuan,” jelas Franoto.

Modernisasi layanan tersebut juga diimbangi dengan peningkatan standar kebersihan dan pelayanan di seluruh area operasional. KAI secara konsisten menjaga kebersihan ruang tunggu, peron, kabin kereta, toilet, hingga fasilitas pelayanan pelanggan agar tetap nyaman digunakan setiap saat.

“Kebersihan, keamanan, keramahan petugas, dan ketepatan waktu merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan pelanggan. Wisatawan mancanegara yang memperoleh pengalaman positif selama menggunakan kereta api akan turut membawa citra baik Indonesia ketika kembali ke negaranya. Karena itu, pelayanan terbaik akan terus kami hadirkan,” tambah Franoto.

Data menunjukkan tren penggunaan kereta api oleh wisatawan asing terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 tercatat 89.913 pelanggan WNA, meningkat menjadi 151.396 pelanggan pada 2023 atau tumbuh sekitar 68,4 persen. Pada 2024, jumlah tersebut kembali naik menjadi 169.837 pelanggan, kemudian meningkat menjadi 174.522 pelanggan pada 2025.

Sementara itu, realisasi 78.400 pelanggan hingga Juli 2026 masih bersifat sementara karena belum mencakup perjalanan pada Agustus hingga Desember.

Selain peningkatan kualitas layanan, tingginya minat wisatawan asing juga didukung oleh kemudahan akses menuju berbagai destinasi. Sebagian besar stasiun berada di pusat kota dan terhubung dengan berbagai moda transportasi lanjutan sehingga memudahkan pelanggan melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata, pusat bisnis, maupun penginapan.

KAI juga terus memperkuat konektivitas antarmoda sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi publik yang semakin terintegrasi, modern, efisien, ramah lingkungan, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

“Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas sarana, prasarana, pelayanan, keamanan, kebersihan, serta ketepatan waktu perjalanan. Semakin banyak wisatawan mancanegara yang memilih kereta api, semakin besar pula kontribusi KAI dalam memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang memiliki transportasi publik modern, aman, dan nyaman,” tutup Franoto.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.