Sumur Rakyat dan Etanol, Solusi Energi Ala Menteri Bahlil

E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026

Jakarta, Bumntrack.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi (Menko Hiltrans), Bahlil Lahadalia, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) pada hari Senin (12/10).

Bahlil menyampaikan pencapaian pemerintah di bidang energi, termasuk legalisasi 45 ribu sumur rakyat di Sumatra dan Jawa.

Banyak sumur minyak di Indonesia dioperasikan warga secara turun-menurun, namun belum memiliki izin. Alhasil, para penambang rakyat diangkat sebagai mitra legal.

“Kini minyak dari sumur rakyat dibeli Pertamina dengan harga 80 persen dari Indonesian Crude Price (ICP),” jelas Bahlil dalam pertemuan yang diadakan di Jakarta.

Legalisasi mendatangkan keuntungan bagi kedua pihak yang terlibat. Masyarakat menerima jaminan ketika melakukan usaha, sedangkan manfaat yang diperoleh negara adalah angka lifting yang meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah mendorong produksi etanol dalam negeri untuk menekan jumlah impor.

Kebutuhan bensin nasional saat ini berkisar di angka 40 juta kiloliter, sedangkan produksi domestik hanya mencapai 18-19 juta kiloliter.

“Mandatori etanol akan diterapkan bertahap hingga E50, dengan perencanaan menuju 2028 yang kini tengah dimatangkan sesuai kapasitas industri dalam negeri,” tambah Bahlil.

Sejumlah langkah telah diambil oleh pemerintah seperti pembebasan lahan untuk budidaya bahan baku hingga pengembangan bahan baku alternatif.

Penulis: Jovan. A. R.
Editor: Ismed Eka

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.