Barang Tertinggal Capai Rp4,46 Miliar di Daop 1 Jakarta, 2.089 Barang Kembali ke Pemilik

E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat 3.634 barang temuan dengan total estimasi nilai Rp4,46 miliar sepanjang Januari–September 2026. Melalui layanan Lost and Found, sebanyak 2.089 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya.

Barang temuan tersebut terdiri atas 1.144 barang berharga, 2.232 barang kategori biasa, dan 258 makanan. KAI mengingatkan pelanggan agar memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta maupun area stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan pengembalian barang dilakukan setelah petugas memverifikasi kepemilikan untuk memastikan barang diterima oleh pihak yang tepat.

“Sebanyak 2.089 barang telah kembali kepada pemiliknya. Apabila menyadari ada barang tertinggal, pelanggan kami imbau segera melapor dengan menyampaikan informasi perjalanan, lokasi terakhir barang terlihat, dan ciri-ciri barang agar petugas dapat melakukan penelusuran,” ujar Franoto di Jakarta, Rabu (14/10/26).

Secara keseluruhan, sebanyak 3.491 barang atau 96,06 persen dari total barang temuan telah selesai diproses. Jumlah tersebut mencakup 2.089 barang yang dikembalikan kepada pemilik, 75 barang kategori makanan yang dimusnahkan, serta 1.327 barang yang diserahkan kepada lembaga sosial atau kepolisian. Adapun 143 barang lainnya atau 3,94 persen masih dalam penanganan.

*Cek Rak Bagasi dan Area Tempat Duduk*

Franoto mengingatkan pelanggan agar tidak terburu-buru saat turun dari kereta. Sebelum meninggalkan tempat duduk, pelanggan perlu memeriksa rak bagasi, bawah kursi, kantong kursi, meja lipat, serta memastikan seluruh tas dan barang pribadi sudah terbawa.

Bagi pelanggan yang tidur selama perjalanan, memasang alarm telepon genggam sekitar 15–30 menit sebelum perkiraan kedatangan dapat membantu memberikan waktu untuk mempersiapkan barang. Pelanggan juga perlu memperhatikan pengumuman petugas mengenai stasiun tujuan.

“Luangkan waktu beberapa detik untuk memeriksa barang sebelum turun. Pastikan laptop, telepon genggam, dompet, dan dokumen penting sudah tersimpan di dalam tas yang dibawa,” tambah Franoto.

*Cara Melaporkan Barang Tertinggal*

Pelanggan yang mengalami barang tertinggal di dalam kereta api maupun di area stasiun dapat melapor kepada kondektur, Customer Service, atau petugas keamanan. Informasi dan bantuan lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121.

Untuk memudahkan penelusuran dan verifikasi, pelanggan diharapkan menyiapkan bukti tiket, informasi perjalanan, lokasi terakhir barang terlihat, serta ciri-ciri atau bukti kepemilikan barang.

Layanan Lost and Found membantu proses penelusuran, pendataan, penyimpanan, dan pengembalian barang yang ditemukan petugas atau diserahkan oleh pihak lain.

“Kami berupaya membantu pelanggan melalui layanan Lost and Found. Menjaga barang tetap dalam pengawasan dan melakukan pemeriksaan sebelum meninggalkan kereta maupun stasiun menjadi langkah utama untuk mencegah barang tertinggal,” tutup Franoto.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.