BERITA

Angkasa Pura I Sabet Penghargaan ‘Services and Operational Excellence in the Time of COVID-19 Pandemic’ dalam Anugerah BUMN 2021

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Angkasa Pura I (Persero) meraih penghargaan Special Recognition kategori Services and Operational Excellence in the Time of COVID-19 Pandemic dalam ajang penghargaan Anugerah BUMN 2021 ke-10 yang diselenggarakan oleh Majalah BUMN Track serta didukung oleh PPM Manajemen. Penghargaan tersenit diterima oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto.

“Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas komitmen dan kinerja perusahaan yang dinilai mampu secara konsisten dan terus menerus memberikan pelayanan terbaik dan unggul kepada seluruh pengguna jasa bandara pada kondisi pandemi COVID-19 ini. Pada masa pandemi ini, hampir seluruh perusahaan, termasuk perusahaan BUMN dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero), Faik Fahmi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (9/4).

Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa kebandarudaraan, pihaknya banyak melakukan transformasi dan inovasi dalam layanan, dengan menyesuaikan pelayanan dengan standar protokol kesehatan yang berlaku, dengan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada pengguna jasa.

Pada pelaksanaannya yang ke-10 ini, Anugerah BUMN mengusung tema “Strategi dan Transformasi di Masa Pandemi”. Dalam pelaksanaan di tahun 2021 ini, sebanyak 230 perusahaan BUMN dan Anak Perusahaan BUMN mengikuti tahap sosialisasi, terbanyak selama 10 tahun pelaksanaan. Sebanyak 122 perusahaan mengikuti seleksi tahap awal penjaringan, hingga kemudian tersaring sebanyak 89 perusahaan yang lolos seleksi penjurian tahap kedua. Dalam tahap ketiga, sebanyak 35 CEO dari perusahaan peserta mengikuti penjurian tahap akhir berupa wawancara yang dilakukan secara virtual.

“Peran BUMN sebagai korporasi yang menyokong negara, juga berkontribusi yang sangat besar dalam pandemi COVID-19 ini. Sebagaimana perannya memberikan dividen kepada negara, BUMN juga berperan sebagai wakil Pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Kami dari BUMN Track ingin mengapresiasi kinerja BUMN melalui fakta dan data melalui proses penjurian selama 1 bulan lebih ini. Semoga objektivitas dan kualitas penghargaan ini menjadi referensi bagi semua stakeholder, khususnya pemerintah,” kata CEO BUMN Track SH Sutarto saat membuka acara.

Selama proses penilaian, panelis dewan juri berfokus pada strategi dan kinerja perusahaan dalam kondisi pandemi, upaya transformasi bisnis dan organisasi, Good Corporate Governance, serta internalisasi nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) ke dalam organisasi perusahaan.

“Mewakili Manajemen dan seluruh Insan Angkasa Pura I, saya merasa bangga telah menerima penghargaan yang merupakan pengakuan terhadap upaya kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa bandara. Penghargaan ini akan kami jadikan sebagai motivasi dan cambuk untuk dapat selalu hadir dalam menjawab tantangan zaman, untuk terus menerus meningkatkan standar kualitas layanan kepada pengguna jasa, serta untuk selalu hadir untuk negeri,” pungkas Faik Fahmi.

Pada masa pandemi global COVID-19, industri penerbangan dituntut untuk beradaptasi terhadap situasi secara cepat. Untuk menyesuaikan diri dengan kondisi ini, Angkasa Pura I melakukan berbagai inovasi layanan untuk menyesuaikan dengan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona di area bandara. Inovasi layanan seperti penerapan teknologi yang bersifat meminimalisir sentuhan (touchless) dan kontak fisik antar manusia, seperti online customer service, serta boarding pass scanner yang berfungsi untuk memindai boarding pass calon penumpang tanpa harus melakukan sentuhan fisik dengan petugas diimplementasikan di bandara kelolaan.

Selain itu, penerapan standar pelayanan yang selaras dengan implementasi protokol kesehatan juga secara ketat diberlakukan di seluruh bandara kelolaan Angkasa Pura I, di antaranya adalah melalui penerapan physical distancing di seluruh area bandara, disinfeksi pada fasilitas dan infrastruktur terminal bandara yang sering disentuh oleh pengguna jasa bandara, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh personel garis depan bandara yang berhubungan erat dengan pelayanan penumpang.

Artikel Terkait

Back to top button