Armada Pertamina Patra Niaga, Dari Galangan Nasional untuk Ketahanan Energi

E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan menjadi bukti nyata kemampuan industri maritim nasional dalam menghadirkan armada tanker berkualitas untuk menopang distribusi energi Indonesia. 

Dibangun oleh galangan nasional PT PAL Indonesia dan mulai beroperasi pada tahun 2015, kedua kapal ini merupakan sister ship General Purpose Tanker 17.500 LTDW yang menjadi bagian dari armada kebanggaan Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran pasokan BBM nasional.

Sebagai kapal tanker buatan anak bangsa, MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan masing-masing memiliki kapasitas angkut sekitar 25.528 kiloliter BBM, setara lebih dari 25 juta liter BBM per voyage. Kapal ini memiliki panjang sekitar 157,2 meter dan lebar 27,7 meter, dengan desain yang dirancang khusus agar mampu beroperasi optimal di berbagai pelabuhan Indonesia maupun jalur pelayaran internasional.

Kapasitas besar dan dimensi strategis tersebut menjadikan kedua kapal ini sebagai elemen penting dalam rantai distribusi energi nasional. Dalam satu kali pelayaran, masing-masing kapal mampu mengangkut suplai energi setara ribuan mobil tangki darat, memungkinkan distribusi yang lebih efisien untuk wilayah kepulauan Indonesia yang tersebar luas.

MT Pagerungan berperan sebagai kapal general purpose domestik, melayani distribusi BBM antarpulau dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi menuju Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga kawasan timur Indonesia. Sementara itu, MT Pangkalan Brandan menjalankan fungsi sebagai kapal general purpose Product International Operation (PIO) yang melayani pengangkutan energi pada jalur internasional, termasuk rute regional seperti Singapura dan Malaysia.

Peran ganda domestik dan internasional tersebut menempatkan kedua kapal ini sebagai penjaga distribusi energi nasional yang saling melengkapi. MT Pagerungan memastikan pasokan energi menjangkau berbagai daerah di Nusantara, sedangkan MT Pangkalan Brandan memperkuat konektivitas logistik energi lintas negara untuk mendukung stabilitas pasokan nasional.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menegaskan bahwa keberadaan kedua kapal ini menjadi simbol sinergi antara industri maritim nasional dan sektor energi.

“MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan adalah representasi nyata karya anak bangsa yang tidak hanya memperkuat distribusi energi nasional, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun armada tanker modern yang kompetitif untuk kebutuhan domestik maupun internasional,” ujar Roberth di Jakarta, Sabtu (18/4/26).

Melalui optimalisasi armada buatan dalam negeri ini, Pertamina Patra Niaga terus menegaskan komitmennya menjaga keandalan distribusi energi dari barat hingga timur Nusantara, sekaligus memperkuat kemandirian maritim Indonesia.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.