BERITACSR

BRI Peduli Grow & Green Salurkan 2.500 Bibit Pohon Durian di Berau

Bumntrack.co.id. Jakarta – Banyak bukti nyata diperlihatkan perusahaan di Indonesia untuk ambil bagian dalam melawan perubahan iklim. Setelah menanam 10.000 bibit mangrove di Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, BRI kembali hadir melalui Program BRI Peduli Grow & Green melakukan penanaman 2.500 bibit durian di Berau, Kalimantan Timur.

Dalam program ini, BRI berkolaborasi dengan Yayasan Bakau Manfaat Universal menyalurkan bantuan 2.500 bibit pohon durian bagi para petani di Kampung Tanjung Barat, Kecamatan Biduk-biduk, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Program ini mencakup penanaman bibit pohon durian, replantasi bila terdapat bibit yang gagal tumbuh, monitoring tanaman hingga perhitungan penyerapan karbon.

“Ini merupakan program pertama dari BRI buat kami. Kami sangat sangat senang sekali,” ungkap Sekretaris Kelompok Tani Berkah Usaha Sejahtera Samsul Bahri (39 tahun) dalam siaran pers BRI yang diterima di Jakarta, Selasa (20/6/23).

Menurutnya, Kelompok Tani Berkah Usaha Sejahtera berdiri pada tahun 2022 dengan anggota berjumlah 30 (tiga puluh) orang. Para petani tidak hanya menanam bibit pada lahan pribadi tetapi juga pada tanaman-tanaman pertanian dari program pemerintah.

Program BRI Peduli Grow & Green merupakan program jangka panjang tanaman selama jangka waktu 4 (empat) tahun. Kelompok tani bertugas mempersiapkan lahan, penanaman, monitoring hingga pendataan perkembangan pohon. Hingga akhirnya saat pohon berbuah dapat dimanfaatkan hasilnya untuk menignkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam Program BRI Peduli Grow & Green bantuan yang diberikan berupa bibit dan perawatan tanaman selama jangka waktu 4 (empat) tahun. Sedangkan anggota kelompok tani hanya mempersiapkan lahan yang akan menjadi tempat penanaman.

“Kami tentunya senang, setelah melewati beragam proses, seperti administrasi dan beberapa kali pertemuan virtual, akhirnya terpilih kelompok kami untuk menerima dan melaksanakan program BRI Grow & Green”, kata Samsul.

Samsul mengaku banyak manfaat atau keuntungan yang diperoleh dengan adanya program ini, dimana petani bisa mendapatkan pengahasilan/upah kerja dan tentunya ada keuntungan dari penjualan yang mereka tanam.

Dari sekian jenis tanaman, pohon durian menjadi pilihan pada program ini. Alasannya karena buah durian memiliki nilai jual tinggi dan pasar yang cukup luas. “Tanaman durian ini akan di tanam di lahan seluas 25 hektare, jadi nanti kami akan bagi lahannya dan juga keuntunganya nanti. Saat program sudah selesai, kami pastikan akan terus melanjutkan perawatan kebun,” ungkap Samsul.

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto mengungkapkan bahwa melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR), BRI secara konsisten terus mendukung dan merealisasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG). “Program ini juga merupakan komitmen kami dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekaligus meningkatkan pemberdayaan terhadap masyarakat dengan tanaman produktif,” ungkap Catur.

Dalam pelaksanaanya, BRI menggandeng pihak organisasi non-profit dan masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dengan jangka waktu sampai dengan 4 (empat) tahun. Tujuannya adalah untuk melestarian lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatan perekonomian.

Artikel Terkait

Back to top button