Jakarta, Bumntrack.co.id– Perum BULOG telah mengumpulkan total beras sebanyak 3,4 ton dari target 4 Juta ton. Persediaan tersebut diperoleh dari produksi dalam negeri, menunjukan progres program swasembada pangan.
BULOG mengumumkan ada lima provinsi yang berhasil memenuhi target pengadaan, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, dan Bali. Provinsi dengan kontribusi terbesar disematkan pada Jawa Timur yang telah merealisasikan 887 ribu ton beras.
“Capaian tersebut merupakan bukti nyata sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di berbagai sentra produksi nasional,” kata Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, dikutip dari keterangan resmi Rabu (15/7/26).
Rizal mengapresiasi beberapa pihak yang terlibat, dari Pemerintah hingga pelaku usaha penggilingan. Menurutnya, negara mampu hadir untuk memperjuangkan kesejahteraan petani serta memastikan stok pangan nasional.
Meskipun ada pencapaian di beberapa wilayah, BULOG tetap bekerja untuk memastikan keberlangsungan distribusi gabah dan beras sekaligus mengoptimalkan proses produksi dan penyimpanan beras. Rizal menekankan bahwa setiap ton beras merupakan investasi.
BULOG juga menjamin proses pengadaan yang profesional, transparan, dan akuntabel sebab kepercayaan dari petani serta persediaan beras yang kuat merupakan bagian dari komitmen BULOG.
“Pengadaan ini bukan sekadar memenuhi angka, tetapi merupakan wujud nyata komitmen negara dalam melindungi petani, memperkuat cadangan pangan nasional, dan memastikan swasembada pangan Indonesia terus berkelanjutan,” pungkas Rizal.
Sepanjang tahun 2026, Pemerintah, terutama Kementerian Pertanian (Kementan), gencar memastikan terwujudnya swasembada pangan. Beras merupakan salah satu tanaman pangan utama dalam program tersebut, terlihat dari sepak terjang/kebijakan Kementan seperti:
- Gerakan Tanam Serempak,
- modernisasi proses penanaman padi,
- pompanisasi,
- dan langkah-langkah lainnya.
Penulis: Jovan. A. R.
Editor: Ismed Eka








