BERITA

Dampak Covid-19, Sucofindo: Permintaan Uji Disinfektan Meningkat

Jakarta, Bumntrack.co.id – Pandemi Covid-19 tidak melulu memberikan dampak negatif. Nyatanya, PT Sucofindo (Persero) melayani peningkatan permintaan uji disinfektan. Hal tersebut membuat Sucofindo memprioritaskan percepatan hasil uji jasa Pengujian handsanitizer dan cairan disinfektan melalui Laboratorium sentral PT Sucofindo (Persero) di Cibitung.

“Komitmen Sucofindo sebagai BUMN Jasa Pengujian, untuk membantu pencegahan COVID-19, dan mempertimbangkan permintaan jasa pengujian terhadap bahan disinfektasi yang meningkat, serta membantu upaya perlindungan konsumen dengan pemastian barang bermutu, maka Sucofindo memprioritaskan pengujian bahan disinfektasi tersebut,” kata Dirut PT Sucofindo, Bachder Djohan Buddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (12/5).

Kepala Strategic Bussiness Unit Laboratorium PT Sucofindo (Persero), Anwar Tahir menambahkan bahwa Laboratorium Sucofindo bisa memberikan pelayanan pengujian atau analisis untuk produk-produk tersebut guna memastikan keamanan produk yang nantinya digunakan dan beredar di masyarakat.

Pengujian handsanitizer dan cairan disinfektan saat ini terpusat di Laboratorium Sentral yang berlokasi di Jl. Arteri Tol Cibitung no.1, Cibitung, Bekasi. “Jika ada permintaan di luar daerah kami juga bisa melayani order tersebut melalui perwakilan Laboratorium Sucofindo yang tersebar di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Dalam pengujian cairan disinfektan, Laboratorium Sucofindo mengikuti SNI-06-1842-1995 yaitu kandungan Baku Mutu koefisien Phenol nya adalah 2,5 – 5,0 dan sesuai dengan Peraturan Kepala POM no. 14 tahun 2016 bahwa untuk disinfektan alkohol kandungan Metanol dalam campuran alkohol harus lebih kecil dari 0,01 % dan proses pengujiannya selama 4 hari kerja.

Ada pun jenis disinfektan yang sesuai untuk mencegah Covid-19 dan paling baik digunakan untuk medis adalah disinfektan dengan konsentrasi alkohol campuran yaitu campuran etanol dan Isoproyl Alkohol. Hal itu dikarenakan jenis disinfketan tersebut tidak bersifat korosif pada logam, cepat menguap, minimnya sifat merusak untuk bahan karet atau plastik.

“Efektivitas cairan disinfektan dipengaruhi dari beberapa faktor yaitu lama paparan, suhu, konsentrasi disinfektan, pH dan tidak adanya bahan pengganggu disinfektan contohnya adalah senyawa organik,” jelasnya.

Untuk diketahui, Sucofindo merupakan perusahaan Inspeksi, Pengujian dan Sertifikasi dalam komitmen mencegah penyebaran Covid-19 juga dapat memberikan pemastian pelayanan medis dengan pengujian sterilitas dan kalibrasi untuk peralatan kesehatan (ALKES). Selain itu, juga pemastian terhadap Hygiene Industri dan pengelolaan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) melalui pelatihan dan sertifikasi.

Tak hanya itu, PT Sucofindo (Persero) juga menyediakan layanan penyemprotan disinfektan. Layanan ini meliputi Indoor Cold Fogging yaitu penyemprotan disinfektan di dalam ruangan (kantor, gudang, ruang produksi) dengan menggunakan mesin ULV Cold Fogger dan Outdoor Mist Blowing yaitu penyemprotan area sebelah luar di sekeliling bangunan kantor atau pabrik yang berjarak 1 (satu) sampai 2 (dua) meter dari dinding bangunan dengan menggunakan mesin Mist Blower.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close