DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan

DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id — Sebagai garda terdepan pelayanan sekaligus pengendali utama perjalanan, pengemudi memiliki peran krusial dalam memastikan kualitas layanan DAMRI.

“Dalam menjaga standar layanan yang prima, DAMRI secara berkelanjutan melakukan penguatan kompetensi pengemudi melalui pembekalan rutin di berbagai lini layanan,” kata Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (7/5/26).

Upaya ini dilakukan secara menyeluruh, terutama juga pada segmen angkutan perkotaan yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Hal ini penting untuk memastikan konsistensi standar pelayanan di setiap titik operasional DAMRI.

DAMRI secara konsisten memberikan pembekalan kepada pengemudi, baik yang baru maupun yang telah berpengalaman, melalui materi yang mencakup standar operasional, keselamatan, serta etika pelayanan. Materi tersebut disusun dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku serta kebutuhan operasional di lapangan.

“Salah satu implementasi pembekalan dilakukan kepada pengemudi bus listrik DAMRI yang melayani di sistem Transjakarta. Materi yang diberikan meliputi defensive driving, standar keselamatan sesuai ketentuan regulator Transjakarta, serta product knowledge terkait operasional bus listrik, termasuk pemahaman instrumen kendaraan dan teknik berkendara yang mengutamakan kenyamanan pelanggan,” tambahnya.

Selain aspek teknis dan keselamatan, pengemudi juga dibekali pemahaman mengenai etika pelayanan, mulai dari sebelum, selama, hingga setelah perjalanan.

Pembekalan ini dilakukan secara rutin setiap bulan oleh tim Kantor Pusat DAMRI guna menjaga konsistensi penerapan standar layanan di lapangan. Hingga saat ini, jumlah pengemudi bus listrik DAMRI yang melayani di wilayah operasional Transjakarta sebanyak 757 pengemudi.

Tidak hanya di wilayah Jabodetabek, penguatan kompetensi juga dilakukan di daerah. Salah satunya melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh DAMRI Cabang Bandung pada Rabu (29/4), yang diikuti oleh 76 pengemudi aktif Metro Jabar Trans. Pelatihan ini berfokus pada sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh pengemudi memiliki pemahaman yang selaras terhadap standar pelayanan, sehingga mampu menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan profesional. Pelatihan tersebut juga mendapat pendampingan dari SubGarnisun Kota Bandung sebagai bagian dari penguatan aspek kedisiplinan dan ketertiban operasional.

Peningkatan kompetensi pengemudi merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik di tengah dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Pengemudi merupakan garda terdepan dalam pelayanan DAMRI. Melalui penguatan pemahaman terhadap SOP dan SPM, kami ingin memastikan setiap perjalanan tidak hanya aman, tetapi juga memberikan pengalaman yang nyaman dan berkesan bagi pelanggan,” ujarnya.

Peningkatan kualitas pelayanan menjadi langkah strategis dalam menghadapi persaingan moda transportasi yang semakin beragam. Pengalaman pelanggan memiliki dampak langsung terhadap keberlangsungan layanan, baik dalam membangun reputasi perusahaan, mengurangi potensi keluhan, maupun meningkatkan kepercayaan dan loyalitas masyarakat.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.