Garuda Indonesia Gandeng Scandinavian Hadirkan Rute Indonesia-Nordik

Garuda Indonesia MoU dengan Scandinavian Airlines (Foto: GIAA)
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – Maskapai Garuda Indonesia memperkuat jaringan konektivitas globalnya melalui kerja sama codeshare bersama Scandinavian Airlines (SAS), yang akan membuka akses perjalanan yang lebih luas dan seamless antara Indonesia dan kawasan Nordik, sekaligus memperkuat posisi kedua maskapai di pasar Asia dan Eropa Utara.

Kerja sama tersebut memungkinkan para pengguna jasa Garuda Indonesia maupun SAS untuk menikmati pilihan perjalanan yang lebih terintegrasi menuju berbagai destinasi utama di Indonesia dan negara-negara Skandinavia.

Melalui kolaborasi ini, penumpang dapat terhubung dengan lebih mudah ke Jakarta dan Bali dari kawasan Nordik, maupun sebaliknya menuju Copenhagen, Stockholm, dan Oslo melalui sejumlah hub internasional utama seperti Amsterdam, Tokyo (Haneda), dan Bangkok yang akan diimplementasikan secara bertahap.

Penandatanganan Perjanjian Codeshare antara kedua maskapai dilaksanakan pada 7 Juni 2026 bertepatan dengan penyelenggaraan IATA Annual General Meeting di Rio de Janeiro, Brasil.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen kedua maskapai dalam memperluas konektivitas global sekaligus memperkuat sinergi antaranggota aliansi SkyTeam.

“Di tengah dinamika industri penerbangan global yang terus berkembang, kolaborasi menjadi elemen penting dalam menghadirkan jaringan yang semakin relevan dan bernilai bagi pelanggan. Melalui kemitraan ini, Garuda Indonesia dan SAS berbagi visi yang sama untuk menghadirkan konektivitas yang lebih luas, seamless, dan berdaya saing, sekaligus membuka akses yang lebih besar antara Indonesia, Asia Tenggara, dan kawasan Nordik,” ujar Thomas dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (10/6/26).

“Sebagai bagian dari transformasi yang tengah kami jalankan, kerja sama ini tidak hanya memperkuat pangsa pasar kedua maskapai, namun juga menghadirkan peluang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat antarwilayah. Kami optimistis kolaborasi ini akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu gerbang utama perjalanan di kawasan Asia Tenggara,” lanjut Thomas.

Sementara itu, SAS President and CEO, Anko Van der Werff menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar yang memiliki potensi strategis bagi pengembangan jaringan SAS di kawasan Asia.

“Garuda Indonesia merupakan mitra strategis dalam menghubungkan Skandinavia dengan Indonesia dan kawasan sekitarnya. Bersama-sama, kami berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah dan lancar bagi pelanggan, pelaku usaha, maupun komunitas yang memiliki hubungan erat antara kedua wilayah. Dengan memperkuat konektivitas ini, kami membuka lebih banyak peluang untuk menghubungkan kawasan Nordik dengan salah satu pasar paling dinamis di Asia,” ujar Van der Werff.

Selain memperluas jaringan penerbangan kedua maskapai, kerja sama tersebut juga menghadirkan manfaat tambahan bagi anggota program loyalitas GarudaMiles dan EuroBonus. Para anggota kedua program dapat mengumpulkan maupun menukarkan miles pada berbagai penerbangan dalam jaringan gabungan Garuda Indonesia dan SAS.

Melalui kerja sama ini, mulai pertengahan Juni 2026 pelanggan kedua maskapai dapat melakukan pembelian tiket melalui kanal penjualan Garuda Indonesia maupun SAS untuk penerbangan perdana yang akan mulai beroperasi pada 15 Juni 2026. Kerja sama tersebut sekaligus memperkuat peran Garuda Indonesia dalam menghadirkan konektivitas yang semakin luas dari Indonesia menuju berbagai destinasi global, sekaligus mendukung pertumbuhan arus wisatawan, bisnis, dan hubungan ekonomi antara Indonesia dan kawasan Eropa Utara.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.