BERITA

Holding RS BUMN/IHC Angkat Neny Herawati Sebagai Direktur RS Pusat Pertamina

BUMN Track. Jakarta – PT Pertamina Bina Medika atau Indonesia Healthcare Corporation (Pertamedika IHC) melantik dr. Neny Herawati, MKKK sebagai Direktur Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Holding IHC berharap dengan manajemen baru, RSPP sebagai anak perusahaan IHC dapat meningkatkan kinerjanya dengan membangun team work, culture berdasarkan AKHLAK dan memastikan transformasi di RSPP dapat berjalan di setiap lini.

“Peluang RSPP masih besar dengan berbagai fasilitasnya. RSPP menjadi flagship hospital IHC yang memiliki Centre of Excellence dan unggul dibandingkan RS lain, bahkan selama masa pandemi Covid-19, RSPP juga memiliki peran penting dalam memberikan perawatan pasien melalui fasilitas di RS Modular Simprug,” kata Direktur Utama Pertamedika IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS di Jakarta, Kamis (6/7/23).

RSPP juga memiliki layanan Cancer Center yang terintegrasi bagi pasien yang akan melakukan skrining, diagnosis hingga terapi. Layanan ini memiliki keunggulan Onkologi Radiotherapi Linear Accelerator (Linac) Elekta Versa HD. Linac merupakan alat terkini yang menjadi solusi penanganan penyakit kanker yang dapat meradiasi kanker dengan lokasi sulit, sehingga mampu membaca data dengan akurasi hingga submilimeter.

Selain itu, RSPP juga memiliki Cardioneurovascular yang merupakan layanan terpadu multidisiplin yang berfokus pada diagnosis, tata laksana, dan follow up untuk berbagai kasus jantung, pembuluh darah, otak dan saraf. Didukung oleh Dokter Spesialis dan Subspesialis yang berpengalaman disertai dengan alat penunjang diagnosis dan terapi terkini, ditunjang dengan Ruangan CathLab, Ruang rehabilitasi Jantung, Ruang EKG,Ruang Treadmill, Ruang Echo, Ruang pemeriksaan ABI, Ruang pemasangan ABPM dan Holter, Klinik Gagal Jantung, Klinik Fungsi Luhur, Ruang EEG, Ruang EMG dan Ruang ESWT-PMS.

Keunggulan lainnya adalah RSPP memiliki layanan Burn Unit (Luka Bakar) dengan sistem pelayanan yang komprehensif dan terintegrasi, berdasarkan kompetensi keilmuan dan teknologi terkini. Layanan Geriatric juga tersedia di RSPP untuk pasien lanjut usia dengan multi penyakit dan/atau gangguan akibat penurunan fungsi organ, psikologi, sosial, ekonomi, dan lingkungan yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara terpadu dengan pendekatan multidisiplin yang bekerja secara interdisiplin.

“RSPP juga telah berkolaborasi dengan Mayo Clinic Care Network (MCCN) yang merupakan best hospital di dunia. Dengan MCCN ini, RSPP mempunyai kesempatan upskilling tenaga kesehatan dan memberikan layanan sesuai best practice terkini,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur SDM dan Pengadaan Pertamedika IHC, dr. Asep Saepul Rohmat, Sp.PD, KGEH, FINASIM menambahkan bahwa pentingnya transformasi secara komprehensif di IHC Group, salah satunya adalah restrukturisasi SDM melalui transformasi manajemen baru di RSPP.

Direktur RSPP dr. Neny Herawati yang dikukuhkan memiliki portofolio di beberapa RS Pertamina Daerah, diantaranya Direktur RS Pertamina Pangkalan Brandan Sumatera Utara pada tahun 2016-2021, Direktur RS Pertamina Rantau Aceh tahun 2016-2020, Wakil Direktur Medis RS Pertamina Pangkalan Brandan Sumatera Utara tahun 2013-2016, dan Kepala Poliklinik RS Pertamina Jaya tahun 2007 – 2013. Terakhir dipercaya menjabat sebagai Direktur PT Krakatau Medika yang merupakan anak perusahaan Pertamedika IHC pada periode 2021 – 2023.

Direktur RSPP dr. Neny Herawati usai dilantik menyampaikan akan mengawal program yang sudah dicanangkan oleh korporat agar berjalan dengan baik. RSPP sebagai salah satu unit usaha Pertamedika IHC memiliki tanggung jawab besar untuk terus mengembangkan diri, memperluas cakupan layanan, dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Dirinya bersama manajemen bertekad untuk menjadikan RSPP sebagai pusat pelayanan kesehatan yang unggul, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ia mengajak seluruh staf dan tenaga medis untuk tetap menjaga semangat kolaboratif, inovatif, dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas bersama sebagai upaya memberikan kontribusi yang berarti bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Tantangan yang kami hadapi tidaklah ringan, tetapi dengan semangat tim yang kuat, dedikasi tanpa batas, dan inovasi yang tak kenal henti, saya yakin RSPP akan melangkah maju dan berkembang lebih baik lagi,” ujar dr. Neny.

PT Pertamina Bina Medika IHC/Holding RS BUMN merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Perusahaan juga merupakan induk usaha RS BUMN yang mengelola 36 Rumah Sakit dan berafiliasi dengan 39 Rumah Sakit lainnya, serta 172 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.

Artikel Terkait

Back to top button