Infrastruktur BRT Mebidang, WEGE Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Ramah Lingkungan

E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) terus memacu progres Pembangunan BRT Metropolitan Mebidang – Paket Halte On Corridor, proyek senilai Rp198,5 miliar, yang kini melewati minggu ke-24 pelaksanaan dan menunjukkan tren perkembangan yang positif.

Fokus utama pekerjaan saat ini tengah didorong secara masif pada penyelesaian struktur bawah di berbagai titik stasiun strategis, serta menaruh perhatian penuh pada penataan ulang pedestrian dengan program replanting berbagai jenis vegetasi peneduh.

Dari total pembangunan halte yang direncanakan, sejumlah stasiun mencatatkan progres yang sangat signifikan dan menjadi lokasi paling unggul dalam akselerasi pekerjaan. Halte BS-08 (Ayahanda) yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Sei Putih Timur, Kecamatan Medan Petisah saat ini memimpin dengan tingkat penyelesaian 100% pada seluruh tahapan struktur bawah, mulai dari pembongkaran, galian, pondasi tapak, pedestal, tie beam, hingga pengecoran plat lantai. Keberhasilan akselerasi ini juga disusul oleh Halte BS-09 (Simpang Barat) di Jalan Gatot Subroto, Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, yang telah merampungkan 100% pekerjaan galian, pondasi tapak, dan pedestal, serta kini berfokus pada penyelesaian tahap tie beam yang progresnya mencapai 80%.

Sejalan dengan upaya percepatan infrastruktur transportasi ini, WEGE juga menaruh perhatian penuh terhadap aspek lingkungan dan tata ruang kota yang berkelanjutan. Sebagai bagian integral dari proyek ini, WEGE melakukan penataan ulang lansekap pedestrian di area sekitar halte. Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian kota, WEGE telah menyiapkan program revitalisasi berupa penanaman kembali (replanting) berbagai jenis vegetasi peneduh di area pedestrian tersebut dalam waktu dekat. Pelaksanaan program replanting ini dipastikan selaras dengan Peraturan Walikota yang berlaku dan dikawal ketat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan. Langkah ini diharapkan dapat semakin meningkatkan fungsi ruang terbuka hijau yang asri, teduh, dan lebih ramah bagi para pejalan kaki.

Direktur Utama WEGE, Mahendra Vijaya, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur transportasi yang berdampak positif secara luas bagi masyarakat.

“WEGE tidak hanya berfokus pada percepatan konstruksi fisik, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah bagi tata ruang kota. Pembangunan BRT Mebidang ini merupakan wujud dedikasi kami dalam memberikan solusi mobilitas masa depan yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kami yakin proyek ini akan menjadi kunci penting dalam mengurai kemacetan, memperpendek jarak tempuh, sekaligus mendorong roda perekonomian di kawasan aglomerasi Medan, Binjai, dan Deli Serdang,” ujar Mahendra di Jakarta, Senin (14/9/26).

Kehadiran fasilitas moda massal ini membawa harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup warga melalui transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Ke depannya, integrasi transportasi yang memadai ini diyakini akan menjadi urat nadi baru yang mampu merajut konektivitas kawasan dengan lebih baik dan ramah lingkungan.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.