InJourney Hospitality Perluas Akses Pasar Enam UMKM Binaan melalui Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

E-magazine Tahun XIX Edisi 178 - 2026

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Hotel Indonesia Natour (Persero) atau InJourney Hospitality mendorong pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi ekosistem InJourney Group pada penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Inisiatif yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 ini memberikan kesempatan kepada enam brand UMKM binaan InJourney Hospitality untuk memasarkan produk unggulan sekaligus memperluas jangkauan pasar melalui momentum ajang internasional.

Keenam brand tersebut adalah Jacal Co, Savis Tea, Nusantara Jaya Tea & Coffee, Six Scents, Secret Garden, dan Kencana Candle. Keterlibatan UMKM binaan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif InJourney Group dalam mengoptimalkan penyelenggaraan event internasional tidak hanya sebagai penggerak sektor pariwisata, tetapi juga sebagai katalis pertumbuhan ekonomi lokal dan penguatan kapasitas pelaku usaha.

Selama tiga hari pelaksanaan, lebih dari 60 produk berhasil terjual. Capaian tersebut mencerminkan peluang pemasaran yang dapat dimanfaatkan UMKM melalui akses ke ruang promosi strategis, sekaligus membuka kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada khalayak yang lebih luas. Selain mendorong transaksi, partisipasi ini diharapkan dapat memperkuat pengenalan merek dan mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero), Christine Hutabarat, menyampaikan bahwa sinergi dalam InJourney Group menjadi salah satu kekuatan untuk menciptakan dampak yang lebih luas dari penyelenggaraan event pariwisata berskala internasional.

“Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi ekosistem pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Melalui kolaborasi InJourney Group, kami mendorong UMKM binaan untuk memanfaatkan akses pasar yang lebih luas, meningkatkan eksposur produk, dan membangun daya saing. Kami ingin pertumbuhan industri pariwisata dapat memberikan nilai tambah yang nyata, tidak hanya bagi sektor usaha pariwisata, tetapi juga bagi pelaku UMKM dan perekonomian daerah,” ujar Christine dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (19/10/26).

Menurutnya, penguatan UMKM merupakan bagian penting dari pengembangan ekosistem hospitality yang terintegrasi. Keterlibatan pelaku usaha lokal dalam event internasional membuka peluang untuk membangun jejaring bisnis, memahami kebutuhan konsumen, serta meningkatkan kesiapan produk dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Pelaksanaan kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari jajaran pimpinan dan entitas dalam InJourney Group. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas entitas dan mendorong keterlibatan UMKM sebagai bagian dari rantai nilai pariwisata Indonesia.

InJourney Hospitality memandang pengembangan UMKM sebagai bagian integral dari upaya membangun industri hospitality dan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan potensi jaringan, kolaborasi ant entitas, serta momentum penyelenggaraan event internasional, perusahaan berupaya memperluas kesempatan bagi UMKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan daya saing produk lokal.

InJourney Hospitality akan terus memperkuat sinergi bersama dengan para member InJourney Group dan para pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan UMKM. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, memperkuat perekonomian daerah, serta menjadikan produk lokal sebagai bagian penting dari daya tarik dan daya saing pariwisata Indonesia.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.