Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Hotel Indonesia Natour (HIN) atau InJourney Hospitality kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak transformasi industri hospitality nasional dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2026 yang diselenggarakan oleh BUMN Track dan didukung oleh BTA Academy.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi perusahaan dalam revitalisasi brand hospitality berbasis warisan budaya Indonesia.
Pada ajang yang memasuki tahun ke-15 ini, Anugerah BUMN mengangkat tema “BUMN Menuju Indonesia Emas: Tata Kelola Kuat, Nilai Ekonomi Berkelanjutan.” Tema ini merefleksikan perubahan paradigma BUMN dari sekadar entitas bisnis dan agen pembangunan, menjadi orkestrator nilai ekonomi nasional yang berdaya saing global, akuntabel, dan berkontribusi nyata.
Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026, Dr. Ir. Arief Yahya,M.Sc. mengatakan, Tema yang diangkat relevan dengan fase baru transformasi BUMN yang saat ini sedang berlangsung.
Tata kelola yang kuat bukan hanya soal kepatuhan (compliance), tetapi tentang integritas sistem, transparansi pengambilan keputusan, manajemen risiko yang adaptif, serta akuntabilitas publik yang terjaga. Sementara nilai ekonomi berkelanjutan menuntut BUMN untuk tidak hanya mencetak profit, tetapi juga memastikan sustainability, resiliency, dan multiplier effect bagi
perekonomian nasional.
“Transformasi BUMN tidak boleh berhenti pada restrukturisasi organisasi. Karena transformasi sejati adalah transformasi budaya— mindset yang berorientasi pada speed, scale, dan sustainability. Dalam kerangka itu, penghargaan ini diharapkan menjadi katalis perubahan, bukan tujuan akhir,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat menerima langsung penghargaan pada Selasa (10/3) di Jakarta. InJourney Hospitality berhasil meraih dua kategori penghargaan, yaitu Heritage Hospitality & National Tourism Revitalization, serta Best CEO Hospitality Transformation & Brand Revitalization yang dianugerahkan kepada Christine Hutabarat.
Penghargaan ini mencerminkan komitmen transformasi yang dilakukan InJourney Hospitality dalam merevitalisasi portofolio hotel warisan negara menjadi ekosistem hospitality modern yang tetap berakar kuat pada identitas budaya Indonesia.
PT Hotel Indonesia Natour atau InJourney Hospitality, member dari PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, merupakan pelopor industri perhotelan bertaraf internasional di Indonesia yang saat ini mengelola 44 properti hotel dan menjadi owner 13 unit hotel yang tersebar di berbagai destinasi strategis Indonesia dengan portofolio brand yang mencakup segmen luxury, premium, midscale, hingga essentials.
Selain pengelolaan hotel, InJourney Hospitality juga dipercaya sebagai Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali, yang menegaskan peran strategis perusahaan dalam pengembangan pariwisata kesehatan dan wellness berkelas
dunia.
Sesuai dengan visi perusahaan “To be the leading hospitality company that embodies Indonesian culture, delivering exceptional experiences rooted in heritage”, setiap properti dirancang menjadi ruang yang merepresentasikan karakter dan kekayaan budaya Indonesia, di mana desain, layanan, serta storytelling budaya menjadi bagian dari pengalaman yang utuh bagi para tamu. Dengan pendekatan ini, pengalaman menginap tidak sekadar menghadirkan kenyamanan, tetapi juga menghadirkan koneksi emosional dengan warisan budaya Indonesia.
Sebagai bagian dari revitalisasi brand, InJourney Hospitality juga memperkuat struktur brand architecture yang lebih terintegrasi dan kompetitif, mulai dari segmen luxury hingga essentials. Strategi ini memungkinkan setiap brand dalam portofolio perusahaan menghadirkan positioning yang jelas, pengalaman yang berbeda, serta standar layanan yang konsisten.
Direktur Utama InJourney Hospitality Christine Hutabarat menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi atas langkah transformasi yang terus dilakukan dalam membangun hospitality Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus tetap berakar pada identitas budaya nasional.
“Transformasi ini bukan sekadar perubahan identitas brand, tetapi sebuah upaya untuk menghidupkan kembali warisan hospitality Indonesia melalui standar layanan kelas dunia yang tetap berakar pada budaya dan karakter bangsa. Kami berkomitmen menghadirkan “A Story of Legacy in Every Stay, lebih dari sekadar tempat untuk tinggal, melainkan sebuah ruang yang menceritakan identitas, karakter, dan jiwa Indonesia kepada dunia. Setiap langkah yang diambil hari ini
adalah bagian dari perjalanan panjang sebagai legacy hospitality Indonesia bagi generasi yang akan datang,” ujar Christine.
InJourney Hospitality berkomitmen untuk terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan hospitality yang tidak hanya menghadirkan pengalaman menginap berkualitas, tetapi juga menjadi jendela yang memperkenalkan keramahan dan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Dengan fondasi warisan budaya yang kuat dan visi transformasi yang berkelanjutan, InJourney Hospitality terus melangkah untuk membangun masa depan hospitality Indonesia yang lebih berkelas dan berdaya saing global.








