Insiden Malioboro Ekspres Tabrak Kendaraan, KAI Perkuat Keselataman di Perlintasan Sebidang

E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, BUMN TRACK – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas insiden yang melibatkan KA 170 Malioboro Ekspres dengan sejumlah kendaraan di perlintasan JPL 08 dekat Stasiun Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/5).

Sebanyak 4 orang tewas dan 3 luka berat setelah tertabrak atau tertemper Kereta Api (KA) Malioboro Ekspres.

“Kami turut berduka atas kejadian ini. Tidak ada yang lebih penting bagi KAI selain keselamatan setiap insan – penumpang, petugas, maupun masyarakat,” ujar Anne Purba, VP Public Relations KAI di Jakarta, Selasa (20/5/25).

Saat ini, KAI berkoordinasi intens dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian dan Kepolisian dalam proses investigasi. Langkah penanganan cepat telah dilakukan oleh tim Daop 7 Madiun untuk memastikan operasional tetap berjalan aman.

KAI terus memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang dengan penambahan rambu dan sistem peringatan, penempatan petugas di titik rawan. Selain itu, KAI juga mengkampanyekan keselamatan secara masif baik di internal perusahaan juga bersama komunitas dan masyarakat serta menutup dan menata perlintasan tak resmi.

“Keselamatan tak bisa ditawar. KAI berkomitmen memperkuat seluruh aspek operasional, khususnya di perlintasan sebidang, agar tak ada lagi korban jiwa,” tambah Anne.

Selama 2024, KAI bersama pemangku kepentingan telah menutup 309 perlintasan liar. Hingga Maret 2025, 74 titik ditutup/sempitkan dari target 292 titik tahun ini.

KAI juga terus mengajak masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan: berhenti, tengok kiri-kanan, dan pastikan aman sebelum melintas.

“Mari jaga nyawa bersama. Karena satu detik patuh, bisa selamatkan banyak kehidupan,” tutup Anne.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.