BERITA

KAI Commuter Layani 322.000 Pengguna Pada Hari Natal

Jakarta, Bumntrack.co.id – Satu pekan lebih KAI Commuter telah melaksanakan Angkutan Masa Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru 2021/2022). Mulai 17 hingga 25 Desember 2021 kemarin, KAI Commuter telah melayani pengguna KRL Jabodetabek sebanyak 3.931.115 pengguna atau rata-rata 436.791 pengguna tiap harinya. Sedangkan untuk volume penguna KRL Jabodetabek pada Hari Natal (25/12), sejumlah 322.528 pengguna. Sedangkan sepanjang Bulan Desember ini rata-rata pengguna KRL ada di angka 439.496 pengguna per harinya.

“Selama masa Angkutan Nataru ini volume pengguna KRL Jabodetabek tertinggi pada Senin, (20/12) lalu yaitu sebesar 506.630 pengguna. KAI Commuter mengingatkan kembali tren Hari Senin merupakan hari dengan jumlah pengguna KRL paling banyak dibandingkan hari-hari lainnya,” kata VP Corsec KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Senin (27/12).

KAI Commuter juga mencatat jumlah penggunaan KRL Jabodetabek terus meningkat pada awal periode layanan Natal dan Tahun Baru kali ini. Untuk itu KAI Commuter mengimbau para pengguna untuk kembali ke Jakarta ataupun lokasi wilayah aktivitas kerjanya dengan memanfaatkan layanan KRL Jabodetabek yang lebih lengang pada hari Minggu di akhir pekan ini, guna menghindari antrean di stasiun pada awal pekan.

“KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan jika ada antrean penyekatan yang lebih panjang dari biasanya di stasiun. Penyeketan tersebut dilakukan untuk menjaga jumlah pengguna yang dapat naik ke kereta. Edukasi mengenai pentingnya mengikuti antrean penyekatan ini terus kami lakukan seiring dengan meningkatnya volume pengguna KRL,” jelasnya.

Untuk terhindar dari antrean bagi masyarakat yang hendak menggunakan KRL di masa nataru untuk keperluan selain bekerja, KAI Commuter mengajak agar memanfaatkan jadwal KRL di luar jam-jam sibuk, saat KRL masih cenderung kosong dan belum ada penyekatan pengguna di stasiun.

“Pada masa layanan Nataru ini KAI Commuter mengoperasikan perjalanan KRL di wilayah Jabodetabek  sebanyak 1.005 perjalanan KRL setiap harinya dengan 94 rangkaian KRL. Dari jumlah tersebut, 309 perjalanan melayani di jam sibuk pagi hari yaitu pukul 04:00 – 09:00 WIB, dan 241 perjalanan melayani di jam sibuk sore danmalam hari pada pukul 16:00 – 20:00 WIB. Dari data KAI Commuter, volume pengguna juga masih terkonsentrasi hanya di jam-jam sibuk tersebut,” tambahnya.

Masa Angkutan Nataru tahun ini juga, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan pengguna KRL memakai masker ganda. Masker ganda yang disarankan adalah masker medis di dalam yang dilapis kembali dengan masker kain. Selain itu protokol kesehatan termasuk mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak tetap berlaku. Calon pengguna KRL juga wajib menunjukkan sertifikat vaksin secara fisik maupun digital, ataupun memindai kode QR lewat aplikasi Peduli Lindungi kepada petugas.

“Kami mengajak para pengguna KRL untuk bekerja sama dengan saling mengingatkan protokol kesehatan kepada sesama pengguna. Mari kita dukung keleluasaan mobilitas yang sesuai ketentuan dengan memperketat protokol kesehatan. Untuk itu pengguna dapat memanfaatkan KRL yang cenderung kosong di luar jam-jam sibuk,” jelasnya.

KAI Commuter juga mengatur pengguna dengan barang dagangan dan pengguna yang lanjut usia agar naik KRL di luar jam sibuk untuk kesehatan dan ketertiban bersama. Aturan-aturan tambahan dalam menggunakan KRL juga tetap berlaku. Seperti aturan untuk tidak berbicara secara langsung maupun melalui telepon genggam saat berada di dalam kereta, serta anak usia bawah 5 tahun (balita) sementara masih belum diizinkan untuk naik KRL kecuali hanya untuk keperluan medis dengan menunjukan surat-surat.

Artikel Terkait

Back to top button