Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta bersama Komunitas Railfans Wilayah 1D melaksanakan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang JPL 282 KM 138+2/3, petak jalan Krenceng–Merak, Jln. Raya Anyer–Cilegon, Kebonsari, Citangkil, Kota Cilegon, Banten) Sabtu (25/7).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 1 Jakarta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya disiplin dan kewaspadaan saat melewati perlintasan sebidang.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, keselamatan di perlintasan membutuhkan kepatuhan seluruh pengguna jalan terhadap rambu-rambu dan ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin menegaskan bahwa sebagian besar kecelakaan di perlintasan sebenarnya dapat dicegah apabila pengguna jalan disiplin mematuhi rambu dan tidak memaksakan diri menerobos ketika kereta akan melintas,” ujar Franoto di Jakarta, Sabtu (25/7/26).
Selain sosialisasi, KAI Daop 1 Jakarta terus menjalankan program penutupan perlintasan sebidang liar. Hingga 17 Juli 2026, Seluruh 31 titik perlintasan liar yang masuk dalam program prioritas telah selesai ditutup.
Khusus di wilayah Banten, penutupan pada 2026 telah dilakukan di petak jalan Tigaraksa–Cikoya, Maja–Citeras, Serpong–Cisauk, Cilegon–Krenceng, Cisauk–Parungpanjang, Jambu Baru–Catang, Serang–Karangantu, Tonjong Baru–Cilegon, serta dua titik di petak jalan Krenceng–Merak.
“Penutupan perlintasan liar saja tidak cukup. Keselamatan hanya dapat terwujud apabila masyarakat juga disiplin mematuhi aturan,” jelas Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan mematuhi aturan di perlintasan serta tidak melakukan aktivitas berbahaya di jalur kereta api.








