KAI Daop 1 Jakarta: Progres Penutupan Perlintasan Sebidang Capai 55,10 Persen

Progres Penutupan Perlintasan Sebidang Daop 1 Jakarta Capai 55,10 Persen
E-Magazine November - Desember 2025

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus mempercepat program penutupan perlintasan sebidang di wilayah operasionalnya. Hingga Jumat (12/6), realisasi program telah mencapai 27 lokasi dari total target 49 perlintasan sebidang, atau setara dengan progres 55,10 persen.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api serta meminimalisasi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Penutupan perlintasan sebidang terus kami lakukan secara bertahap. Hingga saat ini, dari target 49 perlintasan, sebanyak 27 lokasi telah terealisasi atau mencapai 55,10 persen. Upaya ini merupakan langkah nyata KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat,” ujar Franoto di Jakarta, Jumat (12/6/26).

Update terbaru pelaksanaan program dilakukan pada Jumat (12/6) di perlintasan sebidang KM 119+4/5 Kampung Odel, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Pada lokasi tersebut, KAI Daop 1 Jakarta melakukan penutupan permanen dengan pemasangan empat titik patok penghalang menggunakan bantalan rel bekas yang dicat merah-putih sebagai penanda larangan melintas.

Selama pelaksanaan kegiatan, operasional perjalanan kereta api tetap berjalan lancar tanpa gangguan. KAI Daop 1 Jakarta juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam pelaksanaan program penutupan perlintasan sebidang.

Menurutnya, penutupan perlintasan sebidang tidak semata-mata dilakukan untuk membatasi akses masyarakat, melainkan sebagai upaya bersama untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan dan perjalanan kereta api.

“Tujuan utama dari program ini adalah memastikan seluruh perjalanan berlangsung selamat sampai tujuan, baik bagi pelanggan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Keselamatan adalah prioritas utama, karena setiap orang berhak tiba di tempat tujuan dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarga. Melalui penutupan perlintasan, kami berupaya mencegah potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar,” jelas Franoto.

Lebih lanjut, Franoto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang telah mendukung program penutupan perlintasan sebidang ini. Dukungan dan kolaborasi yang baik dari seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi semua,” tambahnya.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak membuka kembali akses yang telah ditutup serta tidak membuat perlintasan liar baru. Masyarakat juga diharapkan menggunakan perlintasan resmi yang tersedia dan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

Bagikan:

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.