Jakarta, Bumntrack.co.id– Direktur Utama PT Penataran Angkatan Laut Indonesia (Persero) (PAL), Kaharuddin Djenod, melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) pada hari Kamis (20/8).
Dalam pertemuan tersebut, Kementerian PPN/Bappenas mendukung PAL untuk menjadi National Consolidator dan Lead Integrator industri maritim nasional. Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menuturkan bahwa pemerintah beserta PAL akan segera menyusun road map.
“Pengembangan industri maritim perlu dilakukan secara terintegrasi karena berperan sebagai salah satu motor pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong penguasaan teknologi tinggi. Bappenas juga akan berkoordinasi dengan lintas Kementerian terkait rencana penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai landasan penguatan industri maritim nasional.” ujar Rachmat di Jakarta.
Proses PAL untuk menjelma sebagai penggerak ekosistem industri maritim ditopang oleh transformasi maupun prestasi yang pernah dilaksanakan dalam lima tahun terakhir. Contohnya, PAL mampu memangkas docktime Frigate Merah Putih dari 22 bulan menjadi 8 bulan. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan aspek teknologi seperti penggunaan kecerdasan buatan (AI).
“Pengembangan industri maritim tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi kapal, tetapi juga penguatan ekosistem dan penguasaan teknologi tinggi.” tambah Kaharuddin.
Sejumlah institusi negara maupun BUMN telah mendukung rencana PAL sebagai konsolidator dan integrator industri maritim nasional, dari PT Pertamina Patra Niaga hingga DPR RI. Pada pertengahan Agustus, Dewan pertahanan Nasional (DPN) menyatakan dukungan.
“Saya yakin PT PAL Indonesia dapat menjadi salah satu penggerak utama ekosistem industri maritim. Sebagai industri pertahanan, PT PAL memiliki peran strategis dalam memperkuat kemampuan nasional untuk menghadapi berbagai ancaman dan menjaga kedaulatan negara.” kata Deputi Bidang Geoekonomi DPN, Dr. Yayat Ruyat, ketika mengunjungi fasilitas produksi PAL di Surabaya.
Penulis: Jovan. A. R
Editor: Ismed Eka








