Skip to content
Facebook-color
Created with Sketch.
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Search
Home
Berita
CSR
BUMD
Kolom Pakar
Galeri Foto
E-Magazine
Redaksi
Kinerja Bank BSN Melambung di Awal 2026
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Roni Mawardi
May 19, 2026
E-Magazine November - Desember 2024
Kinerja Bank BSN Melambung di Awal 2026
Roni Mawardi
May 19, 2026
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja impresif pada triwulan I 2026. Pembiayaan perseroan melesat 22,16% menjadi Rp56,5 triliun, jauh di atas rata-rata industri. Sementara itu, aset Bank BSN juga tumbuh 24,54% menjadi Rp76,2 triliun. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 14% menjadi Rp58,6 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba perseroan ikut meningkat 13,3% menjadi Rp225 miliar. Kinerja positif ini memperkuat optimisme Bank BSN untuk dapat merealisasikan target hingga akhir tahun 2026 sesuai dengan rencana kerja perseroan dengan peningkatan fokus bisnis dan ruang pertumbuhan yang terbuka lebar.Foto/RoniMawardi/BUMNTRACK
Galeri Foto
Bank BSN Gandeng PP Muhammadiyah Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah
ANTUSIASME PELARI MENINGKAT, BTN JAKARTA INTERNATIONAL MARATHON 2026 DIIKUTI LEBIH DARI 45.000 PESERTA DARI 52 NEGARA
BTN Perkuat Ekosistem Kampus Bersama Unpad
Bank BSN Dukung Sport Tourism Global, Ribuan Pelari Ikuti Kategori BSN 5K
Press Conference SMARTFREN Run 2026
RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 triliun
Bank BSN Tancap Gas, Kucurkan Pembiayaan Rp1,4 Triliun untuk Pegadaian
Telkomsel Tegaskan Komitmen Keberlanjutan di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Konferensi Pers APBN KiTa Juni 2026, Pemerintah Paparkan Kondisi Terkini Fiskal Nasional
Pacu Penerapan GCG