BERITA

Migas Dunia Meroket, Pertamina Naikkan Harga Gas LPG Pinky 5,5 Kg dan 12 Kg

Jakarta, Bumntrack.co.id – Harga Contract Price Aramco (CPA) yang naik tajam saat ini mencapai 775 USD/metrik ton atau naik sekitar 21 persen menjadi salah acuan penetapan harga LPG di Bulan Februari. Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga LPG non subsidi seperti Bright Gas atau sering disebut elpiji Pinky. Ssedangkan untuk LPG subsidi 3 Kg atau elpiji melon tidak ada perubahan harga yang berlaku.

“Untuk LPG subsidi 3 Kg tidak mengalami perubahan harga. Penyesuaian harga hanya berlaku untuk LPG non subsidi yang dikonsumsi 7% dari total konsumsi LPG nasional. Penyesuaian harga yang berlaku mulai tanggal 27 Februari 2022 ini dilakukan mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas,” kata Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (1/3/22).

Dengan adanya penyesuaian, harga LPG non subsidi yang berlaku saat ini sekitar Rp15.500 per Kilogram (Kg), penyesuaian harga ini telah mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar LPG non subsidi, selain itu harga ini masih paling kompetitif dibandingkan berbagai negara di ASEAN.

Harga LPG Non subsidi berbeda-beda tiap daerah. Misalnya, di Yogyakarta harga eceran tertinggi untuk LPG 5,5Kg menjadi Rp88.000 sedangkan LPG 12Kg menjadi Rp187.000.

Artikel Terkait

Back to top button