Mengusung tema “Smart Traders, Wise Choices: Navigating Commodity Futures in the Digital Era”, Bulan Literasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) 2026 menjadi ajakan bagi masyarakat untuk lebih cerdas memahami peluang dan risiko di industri PBK di era digital.
Momentum tersebut disambut manis oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau PT KBI. Di tengah peringatan Bulan Literasi, PT KBI berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dalam ajang The Asian Post Best State-owned Enterprise 2026 yang digelar Infobank dalam rangkaian Indonesia Collaborative Forum 2026.
Ketiga penghargaan yang diraih yakni The Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary for 5 Consecutive Years: 2022–2026, The Most Efficient Company Subsidiary of State-Owned Company dan The Excellent Performance State-Owned Enterprise Subsidiary 2026 (Based on Financial Performance of 2025)
Capaian ini menegaskan posisi PT KBI sebagai Lembaga Kliring yang tidak hanya berkinerja solid secara finansial, tetapi juga konsisten menjaga efisiensi dan keberlanjutan.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko merangkap Plt. Direktur Utama PT KBI, Adiyasa Suhadibroto mengatakan penghargaan tersebut menjadi pemacu untuk terus meningkatkan peran perusahaan dalam membangun ekosistem PBK yang sehat dan tepercaya.
“Penghargaan ini adalah apresiasi sekaligus motivasi. Sejalan dengan Bulan Literasi PBK 2026, kami percaya industri yang kuat harus ditopang kinerja yang baik dan literasi masyarakat yang memadai soal mekanisme dan risiko perdagangan,” kata Adiyasa, Selasa (14/10).
Sebagai Lembaga Kliring Berjangka, PT KBI berperan vital dalam menjamin keandalan transaksi melalui fungsi kliring dan penjaminan. Peningkatan literasi dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi yang bijak dan bertanggung jawab.

Kinerja positif juga tercermin dari volume transaksi. Hingga September 2026, volume transaksi PBK yang dikliringkan PT KBI tumbuh 109,4% secara year-on-year. Lonjakan ini menunjukkan aktivitas perdagangan yang makin tinggi serta kepercayaan pelaku pasar terhadap sistem kliring yang aman.
Ke depan, PT KBI menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi bersama regulator, Self-Regulatory Organization (SRO), pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas edukasi publik demi ekosistem PBK yang berintegritas, berdaya saing, dan berkelanjutan.








