BERITA

Pekerjaan Erection SBG, Jasamarga Rekayasa Lalu Lintas Lima Hari ke Depan

Jakarta, Bumntrack.co.id – PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran, kembali melanjutkan pekerjaan erection Steel Box Girder (SBG) yang dimulai malam ini, Kamis (03/10), hingga Selasa (08/10).

Selama pekerjaan berlangsung, PT JKC akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo yang bersinggungan langsung dengan proyek jalan tol tersebut.

“Pekerjaan erection SBG di periode minggu ini dilakukan pada lokasi Ramp 3 Benda Junction yang merupakan ramp dari arah Bandara Soekarno-Hatta menuju Kunciran. Pekerjaan akan dilaksanakan pada periode window time (pukul 23.00–04.00 WIB) terhitung sejak malam ini selama lima hari ke depan yaitu 3-5 Oktober 2019, dilanjutkan pada 7-8 Oktober 2018. Sedangkan Pada tanggal 6 Oktober kegiatan Erection SBG ditiadakan,” kata Direktur Utama PT Jasamarga Kunciran Cengkareng, Agus Suharjanto di Jakarta, Kamis (3/10).

PT JKC akan melakukan erection lima SBG pada jembatan yang melintang di atas Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo tersebut. Kelima SBG dimaksud memiliki panjang bentang 45 meter.

“Keamanan dan keselamatan menjadi prioritas dalam pekerjaan erection SBG ini. Oleh karena itu, PT JKC bekerjasama dengan Kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas detour. Pada rekayasa lalu lintas ini, kendaraan akan dialihkan melalui jalan alternatif yang telah disediakan, yakni melewati jalur ramp untuk arah Bandara Soekarno-Hatta dan sisi bahu luar jalan tol untuk arah Jakarta,” terangnya.

Detour akan diberlakukan di bentang P1-P3 Ramp 3 Benda Junction KM 32+200 pada Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo di kedua arah selama pekerjaan berlangsung. Dari Arah Bandara Soekarno-Hatta dimulai dari KM 32+200 sampai dengan KM 32+400. Sedangkan dari arah Jakarta dimulai pada KM 32+300 sampai dengan KM 32+200.

Hingga awal Oktober 2019, progres konstruksi Jalan Tol JORR II Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjan 14,19 km ini telah mencapai 60,81% dan progres pembebasan lahan telah mencapai 80,79%.

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close