BERITA

Setelah Dua Tahun Dilarang Mudik, Apa Kata Pemudik dan Pekerja di Bandara Soetta?

Jakarta, Bumntrack.co.id – Setelah dua tahun dilarang mudik, akhirnya masyarakat diperbolehkan melakukan mudik lebaran seiring dengan semakin baiknya penanganan pandemi COVID-19 yang didukung antara lain program vaksinasi booster. PT Angkasa Pura II (AP II) mencatat jumlah pergerakan penumpang di 20 bandara AP II secara kumulatif pada H-10 hingga H+2 (22 April – 5 Mei 2022) mencapai 2,47 juta orang dengan pergerakan pesawat sebanyak 20.301 penerbangan. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), pada periode tersebut pergerakan penumpang mencapai 1,58 juta orang dengan pergerakan pesawat 12.812 penerbangan.

Adapun AP II telah menerima permohonan extra flight penerbangan charter dan berjadwal yang secara kumulatif berjumlah sebanyak 1.008 penerbangan di seluruh bandara AP II dari berbagai maskapai untuk periode 20 April – 10 Mei 2022. Dari permohonan extra flight tersebut, sebanyak 494 extra flight telah digunakan maskapai hingga 6 Mei 2022.

“Pemanfaatan extra flight hampir mencapai 50 persen dari permohonan, di mana rasio ini cukup tinggi karena biasanya pemanfaatan extra flight pada periode peak season berkisar 20-30 persen,” ujar President Director AP II, Muhammad Awaluddin di Jakarta, Sabtu (7/5/22).

Penyelenggaraan Angleb pada tahun ini disambut dengan baik oleh para pemudik dan pekerja bandara, termasuk di Bandara Soetta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia dalam melayani para pemudik. Penumpang yang ditemui pada 6 Mei 2022, sekitar pukul 14.00 WIB di Terminal 2, Fajri Ramdhani melakukan perjalanan Jambi – Jakarta – Jambi menuturkan pelayanan oleh operator bandara dan penerbangan sejauh ini cukup baik.

“Pelayanan baik, tidak ada kendala. Sejauh ini tidak ada masalah. Penerbangan [saat tiba pada periode arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta] juga lancar tidak ada keterlambatan. Terima kasih buat pengelola bandara untuk pelayanannya, sudah baik, sudah maksimal,” ujar dia.

Di samping pemudik, penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta juga melakukan perjalanan wisata seperti Putra Galih dan Aurel Maulana Salam. Putra Galih dan Aurel Maulana Salam mengapreasiasi fasilitas self check in kiosk yang tersebar di Terminal 2.

“Terminal 2 ada check in mandiri (self check in kiosk), membantu sekali, apalagi pada periode lebaran (saat tingginya lalu lintas penerbangan), lebih menghemat waktu dan membantu dalam hal physical distancing,” ujar Putra Galih.

Sementara itu, salah seorang penumpang pesawat yakni Agustina Rini Ambarwati yang terbang dari Bandara Soekarno-Hatta ke Banjarmasin menuturkan agar pemudik juga bisa mempersiapkan waktu dengan baik agar bisa memproses keberangkatan di bandara dengan baik.

“Pemudik agar datang lebih awal agar mempersiapkan keberangkatan dengan baik. Terima kasih untuk pelayanan di Bandara Soekarno-Hatta atas pelayanan yang sudah maksimal melayani. Semoga para pemudik dapat kembali dengan lancar,” ujar dia.

Kelancaran angkutan lebaran 2022 di Bandara Soekarno-Hatta tidak lepas dari kesigapan para personel bandara seperti Dody Prasetyo, Aviation Security di Terminal 2. Dirinya sangat bangga bisa melayani para pemudik meskipun waktu bersama keluarga berkurang karena harus bertugas saat libur lebaran.

“Alhamdulilah penumpang meningkat pada angkutan lebaran tahun ini. Bahagia bisa melayani para pemudik untuk kembali ke kampung halaman. Meskipun bertugas di hari lebaran tapi ini kebanggaan bagi kami bisa melayani para pemudik,” ujar Dody.

Hal yang sama diutrakan Rezi Pratama yang bertugas sebagai Customer Service. “Pengabdian yang besar bagi seluruh pengguna jasa bandara AP II,” ujar Rezi.

Kelancaran angleb di Bandara Soekarno-Hatta turut berdampak positif bagi tenant komersial. “Meskipun penumpang pesawat ramai tapi pelayanan lancar, sehingga pengunjung ke tenant meningkat. Terima kasih kepada penumpang pesawat dan petugas Bandara Soekarno-Hatta yang menjaga kelancaran angkutan lebaran,” ujar Dodi, yang bertugas menjaga tenant F & B di Terminal 2.

Artikel Terkait

Back to top button